TribunPekanbaru/
Home »

Sport

» Basket

Dicky Andalan Riau di Angkat Besi Popnas 2017

Enam lifter yang dibawa yakni Rifal Efendi Gulo di kelas 60 kg, Andianto Gulo di kelas 69 kg, Dicky Setiawan

Dicky Andalan Riau di Angkat Besi Popnas 2017
Antara/Puspa Perwitasari
Ilustrasi angkat besi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Palti Siahaan

TRIBUNPRKANBARU.COM, PEKANBARU - Popnas Jabar 2015, angkat besi Riau menyumbang tiga perak. Sayang, di Popnas kali ini, lifter Riau penyumbang perak tersebut tidak bisa diturunkan lagi akibat sudah tamat SMA.

Di ajang Popnas kali ini, angkat besi Riau membawa enam lifter yang didominasi pemula. Dari enam lifter, hanya dua lifter yang ikut Popnas 2015.

Enam lifter yang dibawa yakni Rifal Efendi Gulo di kelas 60 kg, Andianto Gulo di kelas 69 kg, Dicky Setiawan di kelas 77 kg, Syafiq di kelas 85 kg, Fitria di kelas 48 kg, Khofifah Srikandi di kelas 53 kg.

"Kebanyakan memang atlet baru yang kita bawa ini. Hanya Dicky dan Khofifah yang turun di Popnas lalu. Dicky ini bisa peluang emas," kata pelatih angkat besi Riau, Oyong, Senin (11/9/2017).

Dicky dan Khofifah diperkirakan bisa berbicara di ajang Popnas kali ini. Ini terlihat dari hasil Kejurnas angkat besi di Bengkulu beberapa waktu lalu.

Dalam Kejurnas tersebut, kata Oyong, Dicky menyumbang tiga emas. Sedangkan Khofifah menyumbang perak.

"Hasil latihan sepulang dari Bengkulu, sangat bagus peningkatan Dicky dan Khofifah. Mudah - mudahan bisa medali," harap Oyong.

Untuk lifter yang lain, Oyong tidak terlalu memaksakan. Selain karena masih muda, mereka dipersiapkan untuk Popnas 2019 kedepan.

Pertandingan angkat besi Popnas Jateng 2017 sendiri digelar pada 13 September. Pertandingan hanya empat hari dan pada 16 September, pertandingan sudah selesai.  (*)

Penulis: palti
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help