TribunPekanbaru/

Komisi I DPRD Dukung Disnaker Ungkap Data Bombastis TKA di Pelalawan

Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Eka Putra Sos, menyatakan sejak awal pihaknya menanggapi serius

Komisi I DPRD Dukung Disnaker Ungkap Data Bombastis TKA di Pelalawan
Tribun Pontianak/Galih Nofrio Nanda
Pekerja asing dari PTJieneng Electrical Power dan PT Bumi Nusantara saat diamankan Direktorat Reskrimum Polda Kalbar dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar di proyek pembangunan PLTU Wilayah I PT PLN di Desa Jungkat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak, Selasa (19/3/2013). Sebanyak 78 pekerja kebanyakan warga negara RRC diamankan karena diduga tidak mempunyai izin kerja di Indonesia dan bila terbukti akan dideportasi. (Tribun Pontianak/Galih Nofrio Nanda) 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com: Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan mendukung penuh langkah Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengungkap data bombastis jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) di Pelalawan. DPRD siap membantu Disnaker turun ke lapangan dalam waktu dekat.

Ketua Komisi I DPRD Pelalawan, Eka Putra Sos, menyatakan sejak awal pihaknya menanggapi serius persoalan jumlah Naker asing yang bombastis ini. Karena dewan ikut serta saat melakukan konsultasi ke Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). DPRD menilai perusahaan berupaya menutupi jumlah ekspatriat yang bekerja di wilayahnya.

"Kami akan kejar terus dan menguak misteri data TKA ini. Sangat tidak logis yang terdata Kemenaker 1.148 orang sedangkan yang dilaporkan hanya 121 orang saja. Ada yang tak beres disini," ungkap politisi Partai Golkar ini.

Dikatakannya, DPRD akan berkoordinasi dengan Disnaker sebelum melakukan inspeksi lapangan. Mereka terlebih dahulu merapatkan barisan dan menyamakan persepsi seputar data yang diterima dari Kemenaker RI. Sekaligus menyusun jadwal turun ke perusahaan-perusahaan.

"Kita imbau sekali lagi, perusahaan tolong jujurlah. Laporkan TKA yang bekerja di tempat anda. Sudah sebulan sejak temuan itu, belum ada data terbaru," pungkasnya. (*)

Penulis: johanes
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help