Pansel: 7 Peserta Tak Lulus, Nilainya Jauh di Bawah Peserta Baru

Menurut Mukhtar Ahmad, ke 7 peserta yang tidak diluluskan tersebut bukannya tidak lulus tes manajerial,

Pansel: 7 Peserta Tak Lulus, Nilainya Jauh di Bawah Peserta Baru
TribunPekanbaru/Nasuha Nasution
Ketua Pansel Assessment Pemprov Prof Mukhtar Ahmad 

Laporan Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Assessment pejabat tinggi Pratama Pemprov Riau, Mukhtar Ahmad, angkat bicara terkait dengan tidak diluluskannya 7 peserta asesment pada tes manajerial.

Menurut Mukhtar Ahmad, ke 7 peserta yang tidak diluluskan tersebut bukannya tidak lulus tes manajerial, namun nilai yang mereka hasilkan pada saat tes manajerial beberapa bulan yang lalu mereka jalani, nilainya jauh dibawah peserta yang baru menjalani tes manajerial.

"7 peserta itu bukan tidak lulus tes manajerial. Tetapi nilainya di bawah peserta tes baru ketika digabungkan," kata Prof Mukhtar Ahmad, kepada Tribun Senin (11/9).

Dijelaskan Mukhtar, ke 7 peserta ini memang telah mengikuti tes manajerial, dan nilainya masih berlaku untuk asesesment 3 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga tidak perlu lagi mengikuti tes manajerial karena nilainya akan sama, melalui tes oleh Pansel dan asesor yang lalu.

"7 orang itu sudah dites dan terpilih lulus tes manajerial maupun wawancara untuk jabatan pilihannya waktu itu, sekitar bulan lalu. Ketika digabungkan dengan peserta baru untuk 3 jabatan baru itu nilai mereka di bawah," jelasnya.

Mukhtar Ahmad juga menegaskan ada pihak juga yang ingin agar peserta yang nilainya tidak cukup tersebut di besar-besarkan dan disebut Pansel tidak adil.

"Ada upaya itu, namun kita tetap pada aturan dan keputusan tetap, tidak bisa digugat aturan yang sudah diputuskan Pansel, "ujar Mukhtar.

Mukhtar juga menyebut apapun dan melalui apapun pihak yang ingin merubah keputusan tidak bisa. Karena apa yang dilakukan Pansel sudah sesuai dengan aturan. (*)

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved