TribunPekanbaru/

Pengamat Ekonomi: Pemindahan Pedagang Kerupuk Cabe di Dumai Harus Disosialisasikan

Hal ini disampaikan Dosen Universitas Pamulang menanggapi pemindahan pedagang Krupuk Cabe dari

Pengamat Ekonomi: Pemindahan Pedagang Kerupuk Cabe di Dumai Harus Disosialisasikan
Foto/cookpad.com
oseng oseng kerupuk kulit 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,DUMAI - Pakar Ekonomi, Delyuzar Syamsi, SE MBA menilai
upaya Pemerintah Kota Dumai dalam mengakomodasi kepentingan para pelaku UMKM harus disikapi positif. Terutama dalam upaya penataan kota yang tertib, bersih, fokus, dan menarik. Namun lokasi tersebut harus difasilitasi secara baik sekaligus menjadi Pusat Jajanan Khas Dumai.

Hal ini disampaikan Dosen Universitas Pamulang menanggapi pemindahan pedagang Krupuk Cabe dari Jalan Raya Bukit Datuk ke Pasar Lepin sejak, Senin (11/9/2017) kemarin. "Tapi keberadaan lokasi baru perlu disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tahu ada pusat jajanan Krupuk Cabe di Pasar Lepin," terang pria yang disapa Del kepada Tribun, Selasa (12/9/2017).

Menurut Alumnus Universitas Andalas, proses relokasi tanpa sosialisasi bakal berdampak bagi pedagang yang baru pindah ke Pasar Lepin. Apalagi selama ini penjual Krupuk Cabe identik berada di sepanjang Jalan Raya Bukit Datuk. Maka tugas pemerintah kota tidak berhenti pada relokasi para pedagang dari tempat lama ke tempat baru.

Tapi juga ikut mensosialisasikan keberadaan para pedagang Krupuk Cabe yang kini berjualan di Pasar Lepin. Apalagi ada beragam upaya sosialisasi dan promosi yang bisa dilakukan pemerintah kota. Bahkan masyarakat Kota Dumai juga bisa membantu dalam mempromosikan Krupuk Cabe lewat media sosial.

"Peran serta seluruh elemen masyatakat dan dinas terkait tentu ikut menyukseskan program pemerintah dalam pengembangan pelaku UMKM di Dumai," ujar Komite Pemantau Risiko BNI Syariah ini. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help