TribunPekanbaru/

Pengerjaan Jalan Duri Pakning Baru Satu Persen

Hal ini diungkap Mananger Project PT Citra Gading Asrittama (CGA) Arifin Aziz saat gelar ekspos dengan komisi II

Pengerjaan Jalan Duri Pakning Baru Satu Persen
TRIBUNPEKANBARU.COM/MUHAMMAD NATSIR
Komisi II DPRD Bengkalis gelar Ekpos Progres Pengerjaan Proyek Multiyear Duri - Pakning, Selasa (12/9) siang. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kontraktor proyek multiyear pembangunan jalan lingkar Duri Pakning akui progres pembangunan jalan tidak sesuai target. Pasalnya sejak dimulai pekerjaan pada bulan Agustus bulan lalu baru dikerjakan 1,477 peresen. Padahal target awal hingga bulan ini seharusnya sudah 3,579 persen sudah dikerjakan.

Hal ini diungkap Mananger Project PT Citra Gading Asrittama (CGA) Arifin Aziz saat gelar ekspos dengan komisi II DPRD Bengkalis, Selasa (12/9) siang. Menurut dia, hal ini terjadi karena masih ada terkendala di lapangan.

"Diantara terkait masalah beberapa jalan yang akan di bangun masih ada tersangkut perkebunan sawit dan bangunan milik masyarakat," terang Arifin.

Menurut dia, ruas jalan yang dibangun ini masih ada tanaman sawit dan perkebunan lainnya milik masyarakat. Bahkan ada bangunan unit rumah masyarakat serta tempat
Ibadah.

"Masalah ini yang menjadi kendala di lapangan. Lahan masyarakat yang dilintasi ruas jalan terpaksa di tinggal dulu, hingga ada penyelesaian dari pihak PUPR, " ungkap Arifin.

Sehingga target awal hingga bulan ini harus bisa selesai 3,579 persen menjadi ada keterlambatan sekitar 2,103 persen. "Sejauh ini baru masalah sosial ini yang menjadi kendala kita, " terangnya.

Sementara itu, sesuai dengan perencanaan awal hingga akhir tahun ini seharusnya pekerjaan proyek multiyear pembangunan jalan Duri Pakning ini harus selesai 17 persen. Baik pembukaan lahan maupun penimbunan.

"Namun kita tetap yakin bisa selesai sesuai target untuk tahun ini target perencanaan kemarin, " ungkap Arifin.

Menurut dia, penyelesaian target tersebut bisa dicapai dengan catatan masalah ganti rugi tumbuhan dan bangunan masyarakat tersebut bisa diselesaikan oleh pihak PUPR.

"Kalau secara teknis hingga akhir Desember kita bisa selesaikan, namun permasalahan ganti rugi sudah tidak ada lagi dan diselesaikan, " ungkapnya.

Sementara itu, pemaparan dari pihak PUPR Bengkalis pihaknya tengah menyelesaiakan permasalahan sosial terkait lahan masyarakat yang terpakai untuk pembangunan ruas jalan Duri Pakning. PUPR mengaku telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pembangunan ini. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help