TribunPekanbaru/

Politikus Gerindra Usul Pasar Klakap Tujuh Jadi Pusat Buah Tangan Khas Dumai

Politikus Partai Gerindra ini mengingatkan agar pemindahan para pedagang Krupuk Cabe ke Pasar Lepin

Politikus Gerindra Usul Pasar Klakap Tujuh Jadi Pusat Buah Tangan Khas Dumai
Tribun Pekanbaru/Fernando
Para pedagang di Pasar Klakap Tujuh kembali berjualan di persimpangan Jalan Dock Yard, Dumai, Kamis (19/2/2015). Sejak pukul 07.00 WIB, para pedagang menggelar aneka dagangan. Mulai dari pakaian, sayur mayur, buah, ayam dan aneka ikan asin. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Legislator DPRD Kota Dumai mengimbau pihak Dinas Perdangan Kota Dumai bisa berinovasi. Pasca relokasi puluhan pedagang Krupuk Cabe di Jalan Raya Bukit Datuk ke Pasar Lepin. Sebab para pedagang mengeluhkan sepi pembeli di pasar itu.

"Kalau memang dipindahkan ke lokasi baru, ya seharusnya sudah disiapkan pemasarannya, agar pemindahan ini tidak sia-sia," ujar Anggota DPRD Kota Dumai, Johannes MP Tetelepta kepada Tribun, Selasa (12/9).

Politikus Partai Gerindra ini mengingatkan agar pemindahan para pedagang Krupuk Cabe ke Pasar Lepin tidak menimbulkan masalah baru. Sebab adanya ketidakpuasan dari pedagang yang dipindahkan ke komplek Pasar Lepin. Apalagi kehadiran mereka di pasar tersebut adalah upaya pengembangan Pelaku UMKM di Dumai.

Maka ia menilai pemindahan ini tidak cuma berdasar keindahan semata. Tapi mesti mempertimbangkan nasib pedagang yang dipindah ke Pasar Lepin, sehingga ia menilai butuh kajian menyeluruh terhadap masalah yang dihadapi pedagang. Terutama dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan Dumai, Dinas Koperasi dan UMKM Dumai dan pihak Keluraham Bukit Datuk.

Legislator Dapil Dumai Barat dan Dumai Selatan ini mengusulkan agar penjualan Krupuk Cabe bisa dipusatkan di Pasar Klakap Tujuh. Hal ini mempertimbangkan Pasar Klakap Tujuh bisa menjadi pasar induk di Dumai. Serta menjadi pusat buah tangan Khas Dumai.

"Tapi butuh kajian khusus dan didukung kebijakan daerah, yang ramah kepada pelaku industri rumahan," ujar pria disapa Aci. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help