TribunPekanbaru/

Tak Ada Calon Kades yang Mendaftar di Desa Kabupaten Kampar Ini

Alvi yang juga pernah menjabat Kades Kebun Durian, sebenarnya berminat kembali memimpin desa itu. Namun

Tak Ada Calon Kades yang Mendaftar di Desa Kabupaten Kampar Ini
Internet
Ilustrasi 

Laporan Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - Bakal Calon yang mendaftar ikut bertarung pada Pemilihan Kepala Desa Kebun Durian Kecamatan Gunung Sahilan nihil. Hingga Panitia Pilkades setempat menutup pendaftaran pada Minggu (10/9/2017) tengah malam, tak satupun datang mendaftar.

Bahkan Selasa (12/9), dua hari setelah masa pendaftaran diperpanjang Panitia, balon masih nihil. Ternyata bukan karena tidak ada peminat. Alvi Rubama, warga setempat, mengungkap cerita yang jarang terjadi dalam pesta demokrasi.

Alvi yang juga pernah menjabat Kades Kebun Durian, sebenarnya berminat kembali memimpin desa itu. Namun ia sengaja tidak mendaftar di awal masa pendaftaran. Alasannya, orang lain belum mendaftar.

"Kalau cuma sendiri, untuk apa saya sendiri aja di situ? Kalau sendiri, toh pendaftaran diperpanjang juga," kata Alvi, Selasa siang. Ia yakin masa pendaftaran akan diperpanjang jika hanya satu atau nihil bakal calon.

Alvi sendiri tahu siapa yang akan menjadi rivalnya. Menurut dia, petahana Asrizal kelihatannya ingin menambah masa kepemimpinannya. Ia mengatakan, Asrizal belum mendaftar karena sedang menunaikan Ibadah Haji jalur khusus dan baru kembali 10 September lalu.

"Lebih baik sama-sama mendaftar," ucap Alvi. Ditanya calon kandidat lain, menurut dia, belum ada yang tampak. Ia mengaku diminta warga lain yang berpotensi maju.

"Jadi, kalau saya maju, yang lain nggak. Kalau saya nggak maju, yang lain maju. Katanya," ujar Alvi. Ia berharap Pilkades Kebun Durian baik-baik saja.

Sesuai jadwal tahapan yang ditetapkan panitia Pilkades tingkat Kabupaten Kampar, masa pendaftaran diperpanjang dari 11 sampai 31 September. Kebun Durian adalah satu dari 84 desa di Kampar yang melaksanakan pemilihan serentak tahun 2017. (*)

Penulis: nando
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help