TribunPekanbaru/

Eksklusif

Imigran Asal Afganistan Ini Tiga kali Seminggu Berjualan di Perumahan, Begini Pengakuan Warga

Setidaknya, dalam seminggu, para imigran tersebut datang sebanyak 3 kali. Waktunya pun tak menentu, kadang pagi hari, kadang juga sore hari.

Imigran Asal Afganistan Ini Tiga kali Seminggu Berjualan di Perumahan, Begini Pengakuan Warga
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Aktivitas imigran di Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sesama imigran lainnya asal Afganistan, berninisial J juga melakukan aktivitas yang sama dengan V (imigran asal Afganistan), yakni berdagang dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Namun dagangannya adalah daging ayam beku.

J yang tak lancar berbahasa Indonesia, dan bahasa Inggris pun hanya satu dua kata saja, menjual daging ayam beku itu Rp 10 ribu per potong.

Potongan daging ayam beku sendiri berukuran lumayan besar. Per potongnya dibungkus plastik.

Baca: Imigran di Pekanbaru Jual Jatah Makan

Setidaknya saat itu ada 8 potong daging ayam beku yang dibawa J.

Daging ayam beku tersebut diduga berasal dari lokasi pengungsiannya di Rudenim Pekanbaru.

J mengaku sudah sekitar 2 tahun berada di Pekanbaru.

"I'm from Afghanistan," ujar J saat ditanyai asal negaranya menggunakan bahasa Inggris yang kebetulan dimengertinya.

"Sayur finish (habis). Ada beras," kata dia kemudian, bermaksud menerangkan barang-barang apa saja yang dijualnya.

Halaman
1234
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help