TribunPekanbaru/

Prediksi APBD P 2017 Siak Rp 1,9 T Lebih Ini Rinciannya

Adapun peningkatan pendapatan daerah dengan rincian perubahan PAD sebesar Rp 296,2 miliar lebih,

Prediksi APBD P 2017 Siak Rp 1,9 T Lebih Ini Rinciannya
Net
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Mayonal Putra

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak menyerahkan nota keuangan APBD Perubahan tahun anggaran 2017 ke DPRD Siak, pada rapat paripurna, Rabu (13/9/2017). Hal itu dilakukan Wakil Bupati Siak Alfedri ke ketua DPRD Siak Indra Gunawan.

Dalam penyampaian pengantar nota keuangan itu, diketahui perubahan pendapatan daerah sebesar Rp 1,9 T lebih. Anggaran itu naik sebesar Rp 240 miliar lebih atau 14,37 persen bila dibanding APBD 2017 sebesar Rp 1,6 T lebih.

Adapun peningkatan pendapatan daerah dengan rincian perubahan PAD sebesar Rp 296,2 miliar lebih, mengalami kenaikan Rp 66,9 miliar lebih atau meningkat sebesar 33.62 persen dari PAD pada APBD 2017 sebesar Rp 199.2 miliar lebih. Peningkatan ini bersumber dari hasil pajak daerah sebesae 2.33 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan meningkat sebesar 20.80 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah meningkat sebesar 146.94 persen, sedangkan hasil retribusi daerah menurun sebesar 14.85 persen.

Dana perimbangan pada APBD Perubahan 2017 sebesar Rp 1, 4T lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp 131, 7 miliar lebih atau naik 10.36 persen dari dana perimbangan pada APBD murni.

Perubahan lain-lain pendapatan daerah yang sah, sebesar Rp 242, 2 miliar lebih, mengalami peningkatan sebesar Rp 41, 4 miliar lebih, atau naik 20, 63 persen dari lain-lain pendapatan daerah yang sah pada APBD murni, sebesar Rp 200, 8 miliar lebih.

Belanja daerah pada APBD perubahan 2017 dialokasikan sebesar Rp 1, 7 T lebih. Angka itu mengalami kenaikan sebesar Rp 236, 4 miliar lebih atau naik sebesar 15.23 persen dibanding belanja daerah pada APBD murni, sebesar Rp 1, 5 T lebih. Perubahan ini terjadi pada perubahan belanja tidak langsung yakni pada belanja pegawai, belanja subsidi, belanja hibah dan belanja keuangan.

Perubahan belanja tidak langsung sebesar Rp 923, 1 miliar lebih, alami kenaikan sebesar Rp 50,7 miliar lebih atau naik 5,81 persen dari belanja tidak langsung pada APBD murni yakni sebesar Rp 872 miliar lebih. Belanja pegawai sebesar Rp 628,1 miliar lebih, mengalami kenaikan Rp 27, 5 miliar lebih atau 4.58 persen dibanding belanja pegawai pada APBd murni sebesar Rp 600 miliar lebih. Belanja subsidi sebesar Rp 5, 84 miliar lebih, mengalami kenaikan sebesar Rp 219 juta atau 3.89 persen dari belanja subsidi pada APBD murni sebesar Rp 5,6 miliar lebih. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help