TribunPekanbaru/

Riau Tuan Rumah Workshop BCTA

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ahmad Supardi pada saat pembukaan pada Selasa (12/9) malam berharap,

Riau Tuan Rumah Workshop BCTA
TribunPekanbaru/Alexander
Malam penutupan nusantara mengaji di pondok pesantren Al Kautsar, Kulim, Pekanbaru, Minggu malam

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menjadi tuan rumah pelaksanaan Workshop Tuntas Baca Tulis Alquran (BCTA) Angkatan 6. Workshop yang diadakan di Swiss Bel Inn Hotel SKA ini akan berlangsung tanggal 12-14 September.

Workshop ini diikuti Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanan-kanan (TK). Ada sebanyak 60 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini, sebanyak 30 orang dari Riau dan 30 orang lagi dari Provinsi DKI jakarta, Banten, Jawa Tengah, Sumut, Sumbar, Kep Riau, Jambi, Sumsel, lampung, Kep Bangka Belitung, Bengkulu, Bali, Kalteng, Kaltim, dan Kalbar.

Kepala Kanwil Kemenag Riau, Ahmad Supardi pada saat pembukaan pada Selasa (12/9) malam berharap, kegiatan workshop BCTA akan melahirkan guru PAI yang mumpuni, berkualitas dan berintegritas. Pendidikan Alquran khusus baca tulis Alquran usia dini merupakan hal sangat penting, mengingat dalam usia dini daya tahan dan daya ingat seorang anak masih bagus.

“Metode dan strategi membaca tulis Alquran pada usia dini saat ini telah mengalami kemajuan yang signifikan, jika dulu prosesnya hanya dari rumah ke rumah, sekarang sudah memiliki lembaga resmi pada masing masing daerah. Hal ini sangat selaras dengan perkembangan zaman, sudah seharusnya metode BCTA selalu terkini dan update menyesuaikan dengan tuntutan zaman. Khusus di Pekanbaru, ditemui metode attayyah yang diperuntukkan bagi orang dewasa, dan di Jawa dikenal dengan metode Iqra”,” ungkap Ahmad.

Untuk itu, Ahmad Supardi menghimbau para guru PAUD dan TK agar serius mengikuti kegiatan ini hingga akhir, agar tujuan dalam  menciptakan generasi yang memiliki karakter qurani di era globalisasi dapat diwujudkan. (nol)

Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help