TribunPekanbaru/

Transportasi Online Memang Solusi, Cuma Tak Punya Aturan

Namun, di sisi lain terdapat penolakan terhadap kemunculan transportasi berbasis aplikasi atau

Transportasi Online Memang Solusi, Cuma Tak Punya Aturan
Ilustrasi taksi online 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Transportasi Online dianggap solusi tetapi tidak punya aturan. Harga tetap transportasi online sangat membantu mengurangi konflik antara supir dan penumpang. Masyarakat menilai transportasi online sangat efisiensi dari segi waktu, dan menjadi salah satu alasan memilih transportasi online daripada transportasi konvensional.

Namun, di sisi lain terdapat penolakan terhadap kemunculan transportasi berbasis aplikasi atau transportasi online dalam beberapa waktu terakhir. Tak jarang penolakan tersebut menggiring pada bentrok dua kubu yang berujung konflik fisik.

Keresahan muncul pada pengendara dan pelaku usaha transportasi konvensional karena kemunculan transportasi online dinilai membuat pendapatan mereka turun drastis. Sebagian bahkan hingga gulung tikar. Namun, pada dasarnya, konsumen tak menuntut banyak hal. Sebagai pengguna jasa, mereka menginginkan segi kenyamanan, keamanan dan efisiensi.

Atas dasar ini, Himpunan Mahasiswa Planologi (Himplan) Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik (FT) Universitas Islam Riau (UIR) mengadakan Seminar “Pro dan Kontra Transportasi Berbasis Online”. Seminar ini membahas transportasi online yang ada di Kota Pekanbaru.

Ketua Prodi PWK UIR, Mardianto Manan kepada Tribunpekanbaru.com pada Rabu (13/9) menyebutkan, untuk mengisi seminar ini mahasiswa mengundang Kepala Bappeda Provinsi Riau Rahmad Rahim, Ahli Transportasi dari Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia Ir Marstyawan MT, Kepala Bagian Transportasi Darat Kota Pekanbaru Sunarko ATD MT, Sekretaris DPC Organisasi Angkutan Darat Kota Pekanbaru Agus Sikumbang dan Dosen Transportasi PWK FT UIR Muhammad Sofwan ST MT.

“Peserta Seminar adalah mahasiswa Prodi PWK FT UIR sebanyak 400 orang, dihadiri oleh Dosen Fakultas Teknik UIR, Ketua Pusat Studi Transportasi FT UIR Muhammad Zainul Muttaqin MT, dan perwakilan dari Organda DPC Pekanbaru,” ungkap Mardianto. (*)

Penulis: Nolpitos Hendri
Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help