TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Disperindagkop Meranti Jaga Stok LPG Agar Tidak Lari ke Pekanbaru 

Disperindagkop UKM belum menemukan pengaruh permasalahan LPG 3 kilogram yang terjadi di Pekanbaru merembet ke Meranti.

Disperindagkop Meranti Jaga Stok LPG Agar Tidak Lari ke Pekanbaru 
TribunPekanbaru/GuruhBudiWibowo
Petugas Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti mengecek berat tabung gas 3 Kg saat sidak di pangkalan LPG Jalan Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Senin (16/11/2015). 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW.

TRIBUNPEKANBARU.COM,SELATPANJANG - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) menyatakan harga dan stock LPG 3 kilogram masih aman.

Hingga saat ini, Disperindagkop UKM belum menemukan pengaruh permasalahan LPG 3 kilogram yang terjadi di Pekanbaru merembet ke Meranti.

"Belum ada keluhan dari masyarakat, harga masih normal. Sejauh ini masih ada kios-kios yang masih jual LPG 3 kilogram seharga Rp 22 ribu per tabunganya," ujar Kepala Disperindagkop UKM, Aza Fachroni, Kamis (14/9/2017).

Kendati aman, namun Disperindagkop UKM Meranti tetap melakukan monitoring ke sejumlah pangkalan LPG.

"Untuk pangkalan LPG di Meranti ada 5 unit. Kita akan pantau distribusi mereka agar jangan sampai lari ke daerah lain yang harganya mahal," ujar Aza.

Menurut Aza, jika tidak disikapi segera, bisa saja kemungkinan stock LPG untuk Meranti dijual ke Pekanbaru.

"Kita tidak ingin stock LPG di Meranti lari ke Pekanbaru. Kalau sudah demikian, bisa saja nanti harga LPG di Meranti yang mahal dan langka," ujarnya.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help