TribunPekanbaru/

Laskar Melayu Apresiasi Kejati, Minta Kasus Masjid Raya Terus Diusut

Pihaknya sangat berharap kasus ini terkuak dan para pelakunya dihukum sesuai aturan yang berlaku.

Laskar Melayu Apresiasi Kejati, Minta Kasus Masjid Raya Terus Diusut
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
CAGAR BUDAYA - Sejumlah umat muslim sedang beribadah di Masjid Raya Pekanbaru yang pada bagian dalamnya masih mempertahankan arsitektur asli pasca revitalisasi, Selasa (29/8/2017). Status Masjid Cagar Budaya pada Masjid Raya Pekanbaru telah dihapuskan pemerintah melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang ditetapkan tanggal 3 Agustus 2017. Pencabutan status cagar budaya Masjid Raya Pekanbaru berdasarkan penilaian bahwa struktur bangunan Masjid Raya sudah berubah struktur (wujud), sehingga kehilangan keasliannya. (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir) 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM-PEKANBARU - Gerak cepat Kejati Riau dalam penyelidikan kasus Masjid Raya Pekanbaru, diapresiasi pengurus Laskar Melayu Pekanbaru Riau. Mereka yakin, Kejati akan profesional dalam penanganan kasus ini. Terbukti, sudah beberapa saksi diperiksa, termasuk mantan pejabat eselon II Riau.

Ketua Laskar Melayu Pekanbaru Riau H Fathullah, Kamis (14/9/2017) menjelaskan, pihaknya sangat berharap kasus ini terkuak dan para pelakunya dihukum sesuai aturan yang berlaku. Sebab, karena ulah mereka, Masjid Raya kebanggaan masyarakat Kota Bertuah ini, tidak masuk dalam situs cagar budaya lagi.

"Kita akan dorong terus dengan memberi data yang dibutuhkan. Kita sangat yakin, Kejaksaan tidak akan sia-sia. Makanya, kita minta siapa pun yang tersangkut dalam kasus ini, harus diperiksa," tegas Fathullah kepada Tribunpekanbaru.com.

Fathullah yang juga Anggota DPRD Pekanbaru ini mengharapkan juga, agar Kejati Riau tidak tebang pilih dalam kasus ini. Bahkan jangan sampai pula kasus ini terhenti di tengah jalan, karena ada intervensi. Sebab, ini marwah para tokoh Melayu, yang sudah dipermainkan oknum tertentu.

"Tapi yang jelas, kita akan awasi terus dan mendukung penuh Kejaksaan. Kita juga minta agar Kejaksaan tidak perlu ragu-ragu untuk menetapkan tersangka dan menahannya. Kami Laskar Melayu ada di depan Kejaksaan untuk membantu," tegasnya.

Kasus ini diselidiki Kejaksaan, berdasarkan laporan Tim Penyelamat Masjid Raya Pekanbaru yang dibentuk Laskar Melayu Riau Pekanbaru, ke Kejati Riau Rabu (31/5/2017) silam. Mereka melaporkan Penanggung Jawab Badan Revitalisasi Masjid Raya. Sebab, karena ulah mereka, Masjid Raya dihapus dari cagar budaya. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help