TribunPekanbaru/

Santri Ini Selamat dari Kebakaran Madrasah Kuala Lumpur Setelah Lompat dari Lantai 3

Seorang santri yang selamat dari kebakaran di madrasah Kuala Lumpur, Malaysia, menyebutkan upayanya lolos dari api.

Santri Ini Selamat dari Kebakaran Madrasah Kuala Lumpur Setelah Lompat dari Lantai 3
Bomba Twitter
Madrasah Tahfiz Darul Quran Ittifaqiyah, Kuala Lumpur, Malaysia, dilanda kebakaran Kamis dini hari (14/9/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Seorang santri yang selamat dari kebakaran di madrasah Kuala Lumpur, Malaysia, menyebutkan upayanya lolos dari api.

Dilaporkan kantor berita Bernama yang dilansir The Malaysian Insight, santri tersebut bernama Mohd Shahir yang berusia 11 tahun.

Shahir sedang berada di lantai tiga bangunan saat api berkobar.

Ia melompat ke atas kanopi lantai satu.

Pada ayahnya Shahir mengatakan hendak salat subuh ketika dia mendengar teriakan api. Dia lari untuk melihat dan ternyata menyaksikan api menyebar cepat di lantai tiga gedung.

"Putra saya dan teman-temannya berupaya membuka jendela, berjuang keluar dan melompat ke atas kanopi hingga patah. Mereka ditolong orang-orang yang sudah menunggu di luar bangunan," kata sang ayah, Dr Sharifuddin Musa di Rumah Sakit Kuala Lumpur.

Ia menyebutkan putra ketiganya dirawat akibat luka bakar di pungung.

Sementara itu Maryani, ibu dari korban yang selamat meminta doa masyarakat untuk anaknya Indera Kurniawan, 13.

Indera ditemukan dalam kondisi tidak sadar di gedung itu.

"Anak saya ditemukan tidak sadarkan diri dan wajahnya hitam. Saya hanya berdoa agar semua baik-baik saja," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ariestia
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help