Tidur di Bawah Terpal Plastik, 2 Pengungsi Tua Rohingya Tewas Diinjak Gajah

Gajah liar menginjak dua pengungsiRohingya yang sudah tua hingga tewas saat mereka tidur di bawah terpal plastik di dekat hutan

Tidur di Bawah Terpal Plastik, 2 Pengungsi Tua Rohingya Tewas Diinjak Gajah
ANTARA FOTO/REUTERS/Mohammad Ponir Hossain
Dua lelaki Rohingya membawa seorang wanita tua karena tidak bisa berjalan setelah menyeberangi perbatasan, di Teknaf, Bangladesh, Jumat (1/9). 

TRIBUNPEKANBARU.COM -  Gajah liar menginjak dua pengungsiRohingya yang sudah tua hingga tewas saat mereka tidur di bawah terpal plastik di dekat hutan di Banglades.

Polisi Banglades, Senin (18/9/2017), menyebutkan, insiden tersebut terjadi di pinggiran kamp pengungsi Kutupalong, distrik Cox’s Bazar, tempat puluhan ribu warga Rohingya mendirikan tenda darurat sejak mengungsi dari aksi kekerasan di negara bagian Rakhine, Myanmar.

"Kami dapat memastikan, dua orang tewas akibat gajah liar," kata kepala polisi setempat, Abul Khaer kepada kantor berita Perancis, AFP.

Khaer menambahkan, dua orang tersebut adalah warga sipil Rohingya. Saat ini lebih dari 410.000 warga Rohingya tiba di Banglades sejak pecahnya kekerasan terbaru pada 25 Agustus di Rakhine.

Baca: Pembagian Bantuan "Tak Aman", 1 Wanita dan 2 Anak Rohingya Tewas

Kamp-kamp pengungsian yang sudah dibangun di Banglades sejak kekerasan awal, yang terjadi pada Oktober 2016, sudah hampir penuh.

Para pendatang baru dari Myanmar pun memangkas pohon dan vegetasi lainnya di hutan untuk mendirikan tempat bertebuh dari musim hujan monsun.

Banyak pengungsi yang baru tiba itu berkemah di tempat terbuka atau di pinggiran jalan, agar mereka mudah menyerbu truk bantuan makanan dan pasokan lain yang sangat dibutuhkan. 

Tokoh Rohingya, Kamal Hossain, mengatakan, kedua pengungsi yang tewas terinjak gajah itu adalah pendatang baru, yang mengungsi di daerah berhutan dekat kamp Kutupalong yang luas.

"(Insiden) Itu terjadi pada Senin pagi ketika warga Rohingya itu tidur di bawah tenda plastik. Gajah liar menginjak dua warga sipil yang sudah tua itu sampai mati," kata Hossain.

Baca: Tengoklah Derita Warga Rohingya di Pengungsian

Banyak pengungsi telah tiba dengan kisah mengerikan tentang pembunuhan dan pemerkosaan oleh pasukan keamanan Myanmar dan milisi Buddhis.

Kekerasan terakhir meletus setelah serangan militan Rohingya ke lebih dari 30 pos keamanan di Rakhine, yang mendorong operasi militer besar-besaran oleh otoritas Myanmar.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved