TribunPekanbaru/

Indragiri Hilir

DP2KBP3A Inhil Hadirkan Motivator Nasional Saat Acara Orientasi Keluarga Harmonis

Semoga prestasi yang telah dicapai ini dapat menginspirasi kita semua, terutama untuk mewujudkan keluarga yang bahagia, sejahtera dan harmonis

DP2KBP3A Inhil Hadirkan Motivator Nasional Saat Acara Orientasi Keluarga Harmonis
TribunPekanbaru/T Muhammad Fadhli
Asisten 1 Setda Inhil Drs. Darussalam menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pemenang terbaik lomba pasangan KB Lestari 10 Tahun tingkat Provinsi Riau Tahun 2017 dan peserta Orientasi Keluarga harmonis.  

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Orientasi keluarga harmonis di Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Rabu (27/9/2017).

Orientasi diikuti 80 orang peserta utusan 20 Kecamatan dan menghadirkan 2 orang Motivator Nasional dari Yogyakarta, yakni Tjayadi Takariawan dan Ida Nurlaila, serta 1 orang Narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau Khairani Hasyim, S.Km M.Si.

Asisten 1 Setda Inhil Drs. Darussalam yang hadir mewakili Bupati Inhil HM Wardan, pada kesempatan tersebut menyerahkan Piagam Penghargaan kepada pemenang terbaik lomba pasangan KB Lestari 10 Tahun tingkat Provinsi Riau Tahun 2017 dan peserta Orientasi Keluarga harmonis. 

Atas nama pemerintah Kabupaten Inhil, Darussalam mengucapkan selamat kepada pemenang terbaik lomba pasangan KB Lestari kategori 10 tahun tingkat provinsi riau tahun 2017.

“Semoga prestasi yang telah dicapai ini dapat menginspirasi kita semua, terutama untuk mewujudkan keluarga yang bahagia, sejahtera dan harmonis,” ujar Darussalam.

Selaku pimpinan dijajaran Pemkab Inhil Bupati Inhil HM Wardan dalan sambutannya yang dibacakan Darussalam, menyambut positif atas diselenggarakannya kegiatan orientasi pola kehidupan keluarga harmonis dalam rangka peringatan hari keluarga nasional ke XXIV Tahun 2017 ini, mengingat peran keluarga dalam konteks pembangunan nasional dan daerah dari waktu kewaktu semakin dibutuhkan dan memiliki arti penting dan strategis, seiring dijadikannya keluarga sebagai titik sentral pembangunan berkelanjutan.

“Keluarga merupakan wahana pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas dan potensial untuk mendukung pembangunan, serta menjadi lingkungan yang pertama dan utama yang dikenal anak sekaligus pemberi warna pada sikap, watak, perilaku dan kepribadiannya,” ungkap darussalam.

Terakhir Darussalam menambahkan, kunci sukses orang tua dalam mendidik anak sehingga berprilaku baik dan memiliki karakter, tentulah tidak mudah. Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya harus diawali dari rumah tangga dan keluarga yang harmonis.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help