TribunPekanbaru/

Penyuluh Berperan Capai Visi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan

Saat ini pemerintah juga berfokus pada pencapaian swasembada daging melalui program upaya khusus Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB).

Penyuluh Berperan Capai Visi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
TribunPekanbaru/T Muhammad Fadhli
Bupati Inhil HM Wardan dalam kegiatan pertemuan teknis penyuluh pertanian se - Kabupaten Inhil di Grand Hotel Tembilahan, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Masih banyaknya masalah pembangunan pertanian yang dihadapi saat ini khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), membuat peran penyuluh pertanian sangat strategis untuk pencapaian Visi pembangunan pertanian.

Menurut Bupati Inhil HM Wardan, masalah yang masih dihadapi antara lain jumlah penduduk yang terus meningkat, kerusakan lingkungan dan perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, ketersediaan bibit unggul, pupuk, pakan pestisida serta lain sebagainya.

“Masalah tersebut melatarbelakangi peran strategis yang dimiliki para penyuluh untuk mencapai Visi pembangunan pertanian yang berkelanjutan,” ujar Bupati Inhil HM Wardan dalam kegiatan pertemuan teknis penyuluh pertanian se - Kabupaten Inhil di Grand Hotel Tembilahan, Selasa (3/10/2017).

Dalam menghadapi kendala dan tantangan yang ada tersebut, saat ini pemerintah telah menetapkan pencapaian swasembada berkelanjutan padi dan jagung serta swasembada kedelai.

“Pencapaian tersebut yang harus dicapai dalam kurun waktu 3 tahun, dari 2015 sampai dengan tahun 2017 melalui upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai,” tutur Bupati.

Selain itu, menurut Bupati, saat ini pemerintah juga berfokus pada pencapaian swasembada daging melalui program upaya khusus Sapi Induk Wajib Bunting (SIWAB).

kegiatan pertemuan teknis penyuluh pertanian se - Kabupaten Inhil ini diikuti 106 orang peserta yang terdiri dari penyuluh, Kepala UPT dan Kasubag Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan se - Kabupaten Inhil.

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help