TribunPekanbaru/

Sang Anak Saksikan Pelaku Mengesekusi Ibunya

Sang anak melihat ibunya sudah dalam keadaan terbaring di dalam warung serta ditikam oleh seorang pria tidak dikenal

Sang Anak Saksikan Pelaku Mengesekusi Ibunya
Tribun Pekanbaru/ T. Muhammad Fadhli
Anak korban tampak shock saat berada di RSUD Puri Husada Tembilahan. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Sebelum ditemukan terkapar meninggal bersimbah darah, penikaman terhadap korban Yanti (42) oleh seorang pria yang tak dikenal ternyata sempat disaksikan sendiri oleh anak korban.

Berdasarkan keterangan saksi kepada pihak kepolisian, kejadiaan naas itu disaksikan oleh anak korban yang saat itu baru selesai mandi dan bermaksud hendak meminta pakaian kepada korban.

Namun apa yang dilihat sangat jauh dari apa yang dibayangkan, anak korban justru melihat pemandangan yang tak seharusnya dilihatnya.

Sang anak melihat ibunya sudah dalam keadaan terbaring di dalam warung serta ditikam oleh seorang pria tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam (Sajam).

Jenazah Yanti saat dievakuasi personil Polres Inhil.
Jenazah Yanti saat dievakuasi personil Polres Inhil. (Tribun Pekanbaru/ T. Muhammad Fadhli)

Tidak tau ingin berbuat apa setelah melihat apa yang menimpa ibunya, anak korban langsung melarikan diri dari belakang rumah dan meminta pertolongan kepada ayahnya Akhmad.

Saat itu Akhmad diketahui memang sedang mengantarkan makanan untuk anaknya yang lain di warung pinggir jalan Pekan Arba.

Baca: Viral! Wanita Petugas Pengadilan ini Berikan ASI-nya Kepada Bayi Terdakwa yang Sedang Disidang

Mendapat laporan yang mengenaskan tersebut, anak dan bapak ini bergegas kembali ke rumah untuk melihat Yanti yang telah menjadi korban penikaman di warungnya.

Namun apalah daya bagi bapak dan anak tersebut, mereka menemukan Yanti sudah bersimbah darah dan pergi untuk selama – lamanya meninggalkan keluarga kecilnya itu.

“Bersama - sama mereka kemudian kembali ke rumah, namun yang mereka temukan hanya jasad korban yang sudah meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah, sedangkan pelaku tidak diketahui kemana perginya,” tutur Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Arry Prasetyo, SH, MH.

Saat ini, kasus tindak pidana penganiayaan berat yang menyebabkan korban meninggal dunia ini, masih ditangani oleh Sat Reskrim Polres Inhil.

Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Arry Prasetyo dengan tegas mengatakan pihaknya akan terus menyelidiki kejadian tersebut, serta mengultimatum pelaku untuk segera menyerahkan diri.

“Bantuan informasi juga diharapkan dari masyarakat, agar kasus ini cepat terungkap. Saat ini, kasus masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir,” tutur Arry.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help