TribunPekanbaru/

Banjir Di Desa Mumpa, 20 KK Masih Coba Dievakuasi Oleh Pihak Desa

Sebelumnya pihak desa telah mendata 36 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Dusun Cabang Galah yang telah dievakuasi

Banjir Di Desa Mumpa, 20 KK Masih Coba Dievakuasi Oleh Pihak Desa
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang
Bupati Inhil HM Wardan menyapa masyarakat korban banjir di Halaman Kantor Desa Mumpa. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMPULING – Pemerintah Desa (PemDes) Mumpa, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (10/10/2017) masih terus melakukan upaya evakuasi terhadap lebih kurang 20 kk korban banjir di Desa Mumpa ke depan kantor desa.

Sebelumnya pihak desa telah mendata 36 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di Dusun Cabang Galah yang telah dievakuasi di pengungsian depan kantor desa.

“Masih ada 20 KK lagi yang mau di evakuasi ke pengungsian,” ujar Kepala Desa (Kades) Mumpa, Jumrani Mustapa.

Selain akibat curah hujan lebat dalam sepekan terakhir, menurut Warga, banjir yang melanda di wilayah tersebut juga disebabkan adanya bendungan Sungai Alam yang dibuat PT Sumatera Riang Lestari (SRL) sehingga air akibat curah hujan tidak mengalir dengan baik.

Baca: Pembalasan Menyakitkan, Pria ini Tayangkan Video Istrinya Selingkuh saat Resepsi Pernikahannya

“Kita minta Sungai Alam yang ditutup pihak PT SRL dibuka kembali,” pinta Sudung S, perwakilan warga setempat.

Selain itu Warga juga menuntut agar PT SRL membuat penampungan aliran air sendiri sehingga tidak mengalir ke lahan warga.

Oleh karena itu, warga meminta PT SRL untuk bertanggungjawab atas ternak dan tanaman warga yang mati akibat banjir serta perawatan tanaman yang masih hidup.

Baca: Lelucon Saat Hari Pernikahan, Mempelai Pria ini Nyaris Merenggang Nyawa

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help