Pembunuhan Wanita di Hotel

Gelang yang Ditemukan di Kamar Inilah Jadi Petunjuk Polisi Mengungkap Pelaku Pembunuhan Cici Anisa

Gelang tersebut ditemukan di kamar tempat Cici ditemukan tewas dengan posisi wajah ditutupi bantal.

Gelang yang Ditemukan di Kamar Inilah Jadi Petunjuk Polisi Mengungkap Pelaku Pembunuhan Cici Anisa
tribunpekanbaru/budirahmat
Pelaku terekam kamera CCTV hotel yang memakai gelang warna hijau. Gelang itulah yang menjadi petunjuk pelaku pembunuhan Cici Anisa di kamar salah satu hotel di Jakan Paus, Minggu (17/9/2017) lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gelang yang dipakai A Hanafi Faisal menjadi petunjuk polisi mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Cici Anisa yang jasadnya ditemukan di kamar salah satu hotel di Jalan Paus, Minggu (17/9/2017) lalu.

Gelang tersebut ditemukan di kamar tempat Cici ditemukan tewas dengan posisi wajah ditutupi bantal.

"Jadi gelang yang ditemukan di kamar korban dipakai oleh pelaku. Kita cek kamera CCTV hotel dan mendapati ciri-ciri pelaku. Kemudian dilakukan penyelidikan mendalam," terang Kasatreskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bimo Arianto, Selasa (10/10/2017).

Baca: Pelaku Pembunuhan Cici Anisa di Kamar Hotel, Selama Pelarian Saya Seperti Dibayang-bayangi. . .

Baca: Polisi Ringkus Pembunuh Cici Anisa, Begini Kronologis Kejadian Menurut Pelaku

Meski sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku, namun bukan perkara gampang bagi polisi untuk mengungkapnya.

Setidaknya butuh waktu dua puluh hari lebih sampai akhirnya keberadaan pelaku diketahui.

Gelang inilah  yang menjadi petunjuk pelaku pembunuhan Cici Anisa di kamar salah satu hotel di Jakan Paus, Minggu (17/9/2017) lalu.
Gelang inilah yang menjadi petunjuk pelaku pembunuhan Cici Anisa di kamar salah satu hotel di Jakan Paus, Minggu (17/9/2017) lalu. (tribunpekanbaru/budirahmat)

Polisi akhirnya sukses meringkus pelaku pembunuhan terhadap Cici Aniasa alias Cici.

Tim dari Satreskrim Polresta Pekanbaru meringkus pelaku di wilayah Mojokerto.

Halaman
12
Penulis: Budi Rahmat
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help