TribunPekanbaru/

Duh, Satu Keluarga Korban Banjir Ini Menolak Di Evakuasi BPBD Inhil

Berbagai kondisi kerap dialami oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil saat proses evakuasi korban banjir

Duh, Satu Keluarga Korban Banjir Ini Menolak Di Evakuasi BPBD Inhil
Dokkodim0314Inhil
Anggota Koramil 03/Tempuling bersama BPBD Inhil bahu membahu mendistribusikan logistik untuk para pengungsi. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMPULING - Berbagai kondisi kerap dialami oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil saat proses evakuasi korban banjir di Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling.

Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH menuturkan, saat proses evakuasi BPBD Inhil, Rabu (11/10/2017) petugas dihadapkan dengan kondisi masyarakat yang menolak untuk diungsikan.

Yuspik mengisahkan, saat dirinya bersama tim masuk ke lokasi, ada sejumlah warga yang belum mau mengungsi, namun BPBD Inhil menurut Yuspik terus memberikan pengertian kepada mereka untuk sementara mengungsi dulu, karena ditakutkan terjadi hujan lebat pada malam hari sehingga air semakin dalam dan semakin susah untuk dievakuasi.

Baca: Beratnya Medan Evakuasi Korban Banjir Desa Mumpa Menjadi Kendala BPBD Inhil

“Alasannya tadi itu anaknya baru empat bulan, ada bayi dan semalam kita juga sudah evakuasi orang hamilkan. Kalau sudah malan itu kita juga susah nantik untuk masuk mengevakuasi, makanya kita masih kasih pengertian kepada satu keluarga itu,” ujar Yuspik kepada Tribun Pekanbaru.

Sementara itu, Untuk bantuan kepada pengungsi, selain mendapat bantuan penuh dari BPBD Inhil, menurut Yuspik, posko pengungsian juga telah mendapat kunjungan dan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, BPBD Provinsi Riau, masyarakat sekitar dan perusahaan sekitar.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help