TribunPekanbaru/

Murid SDN 81 Pekanbaru Meninggal, Pihak Sekolah Bantah Diakibatkan Keracunan Makanan Kantin 

Korban di hari itu mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah seperti biasa. Namun ia memang sempat mengeluhkan pusing.

Murid SDN 81 Pekanbaru Meninggal, Pihak Sekolah Bantah Diakibatkan Keracunan Makanan Kantin 
Internet
Ilustrasi 

 
Laporan wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pihak dari Sekolah Dasar Negeri (SD N) 81 Pekanbaru memberikan klarifikasi terkait isu muridnya, Atik meninggal akibat keracunan makanan yang dibeli di kantin.

Wali Kelas korban, Jumraul Noviani saat diwawancarai Tribun, Rabu (11/10/2017) siang secara tegas menyatakan isu yang beredar tersebut tidak benar.

Disebutkan dia, pada hari itu itu, Selasa (10/10/2017) yang membeli makanan dan jajanan di sekolah tersebut bukan hanya korban. Murid-murid yang lain dan para guru juga melakukan hal yang sama.

"Seperti biasa saja hari itu. Kita guru-guru pun makan di kantin itu, murid-murid lain juga. Kalau keracunan, kita yang lain pasti kena juga," kata dia.

Ia meyakinkan, kantin di sekolah itu juga sudah diperiksa oleh BBPOM dan dinyatakan aman.

Jurmaul menuturkan, korban di hari itu mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah seperti biasa. Namun ia memang sempat mengeluhkan pusing.

Hingga akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB saat jam istirahat kedua, korban akhirnya diantar pulang ke rumahnya.

"Kata ibunya, sampai di rumah dia langsung istirahat. Katanya dia pusing kepalanya, mau tidur, jangan diganggu," ungkapnya.

Tak berapa lama kemudian, adik korban mendengar ada suara seperti orang ngorok, keluar dari mulut Atika.

Halaman
12
Penulis: Rizky Armanda
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help