TribunPekanbaru/

LIRA Kampar Tantang Tak Hanya Razia Warung Remang-remang Saja

Bupati LIRA Kampar, Ali Halawa mengaku heran dengan maraknya illegal logging.

LIRA Kampar Tantang Tak Hanya Razia Warung Remang-remang Saja
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sihombing

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sihombing

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG - DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kampar menyorot tajam lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas pembalakan liar di Kampar. LIRA mengindikasikan pengrusakan hutan sengaja dibiarkan.

Bupati LIRA Kampar, Ali Halawa mengaku heran dengan maraknya illegal logging. Truk pengangkut kayu ilegal diduga dari kawasan hutan bebas berkeliaran di jalan wilayah Kampar.

"Bahkan kita dapati di Kampar Kiri. Pendaratan kayu malah nggak jauh dari Markas Polsek Kampar Kiri," ungkap Ali, Kamis (12/10/2017).

Menurut Ali, pihaknya telah beberapa kali merilis hasil temuan di lapangan melalui pemberitaan di media. Baik video maupun foto jelas-jelas memperlihatkan kayu hutan menumpuk dan dirakit mengapung berbaris memanjang di aliran sungai.

"Sampai sekarang nggak ada tindakan dari aparat. Harusnya informasi dari masyarakat langsung ditindaklanjuti. Apalagi bukti awalnya ada," tandas Ali.

Ali mengatakan, sikap aparat yang terkesan tak acuh berbanding terbalik dengan semangat pelestarian hutan. Ia pun mulai curiga. "Jangan-jangan ada orang berpengaruh yang mem-back up," katanya.

Ali mengaku tergelitik saat operasi razia warung remang-remang gencar digelar. Sementara, kasus yang jauh lebih besar malah bebas.

"Razia warung remang-remang penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Tapi illegal logging ditindak dong ," tantang Ali.

Baca: Baru Operasi Plastik, 3 Wanita ini Tertahan di Bandara Saat Hendak Pulang ke Negaranya

Sejumlah bukti telah dirilis LIRA Kampar sebelumnya. Ratusan tual kayu ilegal ditemukan terapung memanjang di sungai wilayah Desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar dan Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

Terakhir di Desa Lipat Kain Selatan Kecamatan Kampar Kiri, 9 Oktober lalu. Belum lagi sawmil penampungan kayu ilegal di Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu. (*)

Penulis: nando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help