TribunPekanbaru/

Meskipun Debit Air Banjir Menurun, Kepala BPBD Inhil khawatirkan Potensi Curah Hujan Kembali Tinggi

Kondisi dipengungsian saat ini menurutnya sudah kondusif, Keperluan untuk penanggulangan bencana, saat ini diakuinya cukup tersedia

Meskipun Debit Air Banjir Menurun, Kepala BPBD Inhil khawatirkan Potensi Curah Hujan Kembali Tinggi
Kominfo Inhil
kepala BPBD Inhil Yuspik, SH saat mendampingi Ketua PMI Inhil Hj. Zulaikhah Wardan menyapa korban banjir Desa Mumpa di pengungsian. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil Yuspik, SH, menyebutkan jika debit air sudah mulai surut. Namun keadaan cuaca yang masih terlihat buruk, mengkhawatirkan akan membuat curah hujan akan kembali tinggi.

“Untuk itulah kita saat ini masih terus siaga disini bersama seluruh komponen hingga 7 hari ke depan. Baik itu dari tim TNI, Polri, Basarnas, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, unsur desa, dan tentu dari BPBD,” ujar Yuspik Kamis (12/10/2017) sore.

Kondisi dipengungsian saat ini menurutnya sudah kondusif, Keperluan untuk penanggulangan bencana, saat ini diakuinya cukup tersedia. Baik dari peralatan hingga obat-obatan dan konsumsi pengungsi yang diperlukan.

“Alhamdulillah peralatan disini sudah cukup tersedia. Bantuan obat-obatan dan makanan juga telah cukup banyak baik dari Pemkab Inhil maupun dari masyarakat. Pagi tadi, Dinas kesehatan juga telah melakukan fogging,” ucap Yuspik.

Banjir yang telah melanda Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling, Inhil selama beberapa hari terakhir telah memaksa 77 KK atau 196 jiwa warga Mumpa untuk mengungsi.

Baca: Baru Operasi Plastik, 3 Wanita ini Tertahan di Bandara Saat Hendak Pulang ke Negaranya

Para pengungsi saat ini terpaksa bertahan di posko pengungsian yang telah disiapkan.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help