TribunPekanbaru/

Bengkalis

Penerapan Full Day School SMP Bengkalis Dikembalikan ke Sekolah

Setidaknya dalam peraturan presiden ini ada empat kriteria bagi sekolah yang bisa menerapkan lima hari sekolah.

Penerapan Full Day School SMP Bengkalis Dikembalikan ke Sekolah
Tribun Pekanbaru/ Dodi Vladimir
ILUSTRASI - Sejumlah siswa SMP Negeri 18 Pekanbaru menyaksikan benda-benda sejarah yang dipajang di Museum Sang Nila Utama Pekanbaru, Selasa (4/4). Kunjungan siswa tersebut guna mempelajari sejarah Budaya Melayu Riau. 

Laporan Wartawan Tribun Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Dinas Pendidikan Bengkalis tidak lagi mewajibkan sekolah menengah Pertama (SMP) di kabupaten Bengkalis untuk melaksanakan program lima hari sekolah atau Full day School. Hal ini dilakukan setelah Presiden mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 84 tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter.

Setelah keluar peraturan Presidan nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter, dimana pada pasal 9 ayat 3 menerangkan pemerintah memberikan kepada sekolah untuk menentukan sendiri memakai lima hari sekolah atau enam hari sekolah. Sehingga kewajiban penerapan Full Day School yang diterapkan Dinas Pendidikan Bengkalis dibatalkan.

"Namun tetap SMP di kabupaten Bengkalis yang memang mampu sesuai kriteria pada Perpres penguatan pendidikan karakter tetap menerapkan lima hari sekolah full day school, " terang Mukhtar Sayuti Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang Pendidikan SMP Dinas Pendidikan Bengkalis, Kamis (12/10) Siang.

Menurut Mukhtar, setidaknya dalam peraturan presiden ini ada empat kriteria bagi sekolah yang bisa menerapkan lima hari sekolah. Diantaranya kecukupan tenaga pengajar, dukungan dari kearifan budaya lokal, kecukupan sarana dan prasarana serta pendapat tokoh masyarakat yang mendukung.

"Jika empat hal ini terpenuhi maka SMP tersebut harus menerapkan full day school, " terangnya.

Untuk Bengkalis, sejak awal tahun ajaran baru kemarin SMP di kabupaten Bengkalis sudah menerapkan full day school. Namun dengan adanya Perpres terkait penguatan pendidikan berkarakter ini sekolah yang tidak mampu menerapkannya full day school melaporkan ke Dinas Pendidikan.

"Kita minta sekolah melaporkan kalau tidak mampu menerapkan full day school atau lima hari sekolah. Namun tentu dengan alasan belum memenuhi kriteria full day school yang empat tadi, " kata Mukhtar.

Menurut dia, terkait ini pihaknya sudah mengeluarkan edaran keseluruh sekolah SMP di Bengkalis. Namun sampai sekarang belum ada sekolah yang melaporkan ingin kembali ke sistem belajar enam hari sekolah.

"Kalau keluhan keluhan dan keinginan beralih ke enam hari sekolah sudah ada kita dengar. Namun surat secara tertulis dari sekolah SMP di Bengkalis belum ada di terima, " jelasnya.

Menurut dia, dari laporan tertulis itu nantinya pihak Dinas Pendidikan akan mempertimbangkan sekolah yang akan kembali ke sistem belajar lama dengan enam hari sekolah.

"Kalau memang layak mereka belum memenuhi kriteria full day school tentu akan kita kembalikan ke sistem enam hari sekolah, " tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help