TribunPekanbaru/

Akhir Tahun Ini Kegiatan Pemprov di Hotel Sepi

Jika berkaca dari tahun sebelumnya biasanya mulai September hampir semua Dinas dan Badan mengadakan kegiatan seminar dan Lokakarya di Hotel.

Akhir Tahun Ini Kegiatan Pemprov di Hotel Sepi
shutterstock
Ilustrasi hotel 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Berbeda dari tahun sebelumnya, tahun ini sepi kegiatan seremoni menghabiskan anggaran yang digelar di Hotel. Jika berkaca dari tahun sebelumnya biasanya mulai September hampir semua Dinas dan Badan mengadakan kegiatan seminar dan Lokakarya di Hotel.

Biasanya kegiatan tersebut hanya kegiatan rutin yang bertujuan untuk menghabiskan anggaran ataupun kegiatan seminar yang sengaja dibuat untuk menghasilkan uang dari acara tersebut.

Hal ini diakui seorang pegawai Hotel yang biasa menjadi tempat pelaksanaan acara seminar dan Lokakarya Pemprov Riau kepada Tribun, menurutnya tahun ini jauh lebih sepi bahkan hampir tidak ada lagi kegiatan-kegiatan tersebut.

"Sepi mas kalau dulu itu mulai September sampai November selalu ada acara dan yang mesan dari Pemprov Riau, "ujar pegawai hotel tersebut kepada Tribun meminta namanya dirahasiakan.

Bahkan tahun ini lanjut pegawai tersebut hanya bisa dihitung berapa kali acara yang digelar Pemerintah Provinsi di Hotel nya, berbeda dari tahun sebelumnya yang hampir tiap bulan selalu banyak kegiatan pemerintah apalagi akhir tahun.

Sementara pengakuan yang sama juga dikatakan Kabid Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Provinsi Riau Happy Yarlis, kepada Tribun mengakui tahun ini memang terjadi rasionalisasi anggaran untuk kegiatan.

Seperti kegiatan Job fair yang akan digelar Disnakertrans yang merupakan kegiatan rutin juga mengalami Rasionalisasi.

Tidak hanya itu, kegiatan Riau Expo di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) juga mengalami rasionalisai anggaran dialihkan untuk kegiatan yang prioritas dan lebih penting lainnya.

Hanya acara-acara yang dianggap penting dan memiliki nilai dan manfaat kepada masyarakat yang bisa dijalankan sedangkan kegiatan yang dinilai pemborosan sudah tidak bisa dijalankan lagi alias dihilangkan.

Seperti selama ini di Dinas Pendidikan Provinsi hampir setiap hari ada kegiatan seminar pelatihan dan lokakarya di Hotel, tahun ini sudah berangsur-angsur hilang.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengakui tahun ini banyak kegiatan seminar dan pelatihan tidak penting dicoret dari anggaran, sehingga tidak ada lagi kegiatan tersebut.

"Penganggaran kita di Pemprov sekarang sudah menuju kepada yang lebih tepat. Sehingga kegiatan itu dialihkan kepada yang prioritas yang harus dijalankan, "ujar Andi Rachman Jumat.

Dalam prosesnya lanjut Andi Rachman, ada seminar dan kegiatan lain yang dianggap menjadi kegiatan rutin dan kurang manfaatnya dan belum prioritas ditunda.

"Bukan karena Rasionalisasi saja namun lebih kepada prioritas, Kita harus manfaatkan anggaran yang sedikit untuk hal yang prioritas, "jelasnya.

Penulis: Nasyuha
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help