TribunPekanbaru/

Moeldoko Tak Mau Komentari Sikap dan Pernyataan Panglima TNI

Pernyataan Panglima TNI terkait politik itu, disampaikan saat ia menghadiri acara tabur bunga, di perairan

Moeldoko Tak Mau Komentari Sikap dan Pernyataan Panglima TNI
TRIBUNNEWS / HERUDIN
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melakukan salam komando dengan Jenderal TNI Moeldoko saat upacara serah terima jabatan, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (14/7/2015). Moeldoko menyerahkan tugas dan tanggung jawab sebagai Panglima TNI kepada TNI Gatot Nurmantyo yang sebelumnya menjabat Kepala Staf TNI Angkatan Darat, dan telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, 8 Juli lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menanggapi pernyataan Panglima TNI. Jendral TNI. Gatot Nurmantyo tentang politik negara, menurut mantan Panglima TNI. Jendral TNI. (purn) Moeldoko, hanya akan menghadirkan kegaduhan baru. Padahal yang dibutuhkan Indonesia, saat ini bukanlah kegaduan tersrebut.

"Saya tidak ingin memunculkan kegaduhan baru," ujar Moeldoko kepada wartawan usai mengisi kuliah umum di Para Syndicate, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2017).

Pernyataan Panglima TNI terkait politik itu, disampaikan saat ia menghadiri acara tabur bunga, di perairan Selat Sunda, kemarin, Selasa (4/10/2017). Ia mengatakan posisi TNI adalah netral dalam konteks politik praktis, termasuk panglima TNI.

Namun Gatot Nurmantyo mengakui bahwa ia berpolitik dalam konteks politik negara.

Moeldoko menganggap juga kegaduhan baru muncul, dikhawatirkan ancaman-ancaman yang ada dan harus diantisipasi, akan luput dari perhatian.

Ia mempercayai, acncaman tersebut sudah dapat dikatakan luar biasa, dan harus segera ditangani. Namun ia tidak menjelaskan lebih lanjut ancaman yang ia maksud. 

"Maka yang lebih penting ancaman di luar jangan sampai tidak kita kenali dengan baik, (jangan sampai) justru kita memunculkan ancaman baru, yang justru kita ciptakan sendiri," katanya.

Apakah Panglima TNI menurutnya gagal menghadirkan kestabilan, karena pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan kerap memicu kegaduhan, Moeldoko mengaku enggan mengomentari Jendral yang menggantikannya sebagai Panglima TNI itu.

"Oh tidak, saya tidak bilang begitu, tapi kita inginkan kondisi yang dibutuhkan itu aman dan nyaman, itu kehendak masyarakat semua, saya tidak mengomentari pandakang dari siapapun," ujarnya. (*)

Berita ini sudah terbit di Tribunnews.com dengan judul Moeldoko: Tanggapan Baru Soal Pernyataan Gatot Akan Timbulkan Kegaduhan Baru

Editor: Raya Desmawanto Nainggolan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help