TribunPekanbaru/

Alhamdulillah, Masyarakat Korban Banjir Desa Mumpa Sudah Pulang Ke Desanya

Dilepas dan diantar langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan, warga diangkut dengan 4 speedboad dari BPBD Inhil dan 3 pompong

Alhamdulillah, Masyarakat Korban Banjir Desa Mumpa Sudah Pulang Ke Desanya
Kominfo Inhil
Bupati Inhil HM Wardan didampingi Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH saat ikut mengantarkan warga pulang ke kampung halamannya setelah air dipastikan surut. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNPEKANBARU.COM, TEMBILAHAN – Setelah sepekan lebih harus tinggal di posko pengungsian akibat banjir yang melanda desa mereka, masyarakat Desa Mumpa, Kecamatan Tempuling akhirnya sudah bisa pulang kembali ke kampung halamannya.

Dibawah arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil, pemulangan para pengungsi pun dilakukan sejak, Selasa (17/10/2017) pagi.

Dilepas dan diantar langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan, warga diangkut dengan 4 speedboad dari BPBD Inhil dan 3 pompong yang disediakan langsung oleh Kepala Desa Mumpa, Jumrani.

Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH menuturkan, sebelum pengungsi dikembalikan ke desanya, pihak BPBD Inhil telah turun pada Minggu (15/10/2017) untuk memeriksa kondisi air di desa tersebut.

Setelah melihat langsung kondisi desa yang sudah kondusif, atas pertimbangan tersebut dan berdasarkan hasil rapat, maka pihak BPBD Inhil mantap untuk memulangkan warga.

“Dari minggu tim sudah turun, ternyata air sudah mulai dikatakan kering hujan pun sudah tak ada lagi, jadi rapat di posko semalam, hari selasa pengungsi dilepas pak bupati dan pak bupati langsung mengantar ke lokasi,” ujar Yuspik kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (18/10/2017).

Baca: Ditusuk Menggunakan Obeng, Isi Benjolan di Tangan Wanita ini Mengejutkan

Posko pengungsian pun menurut Yuspik sudah resmi di tutup, pihak BPBD Inhil dikatakannya sudah membuka seluruh tenda pengungsi.

“Alhamdulilah sudah clear, evakuasi berjalan lancar tenda juga sudah di buka, Petugas sudah tak ada lagi, terakhir stand by hari selasa itu jam 18.00 WIB. Kita yakin tidak ada lagi karena air sudah turun betul dan bisa dikatakan kering,” ujar Yuspik lagi.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help