BREAKING NEWS

Video: Gabungan Mahasiswa Riau Gelar Aksi 3 Tahun Jokowi-JK

Massa aksi juga menuntut tiga hal yaitu, Turunkan Kesenjangan Ekonomi, Wujudkan Kedaulatan Rakyat serta Tegakkan Supremasi Hukum.

Laporan Susilawati, Mahasiswa UIN Suska Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM  - Ribuan mahasiswa Riau bergerak menuju Gedung DPRD Riau untuk melakukan aksi demo, Jumat (20/10/2017).

Berdasarkan hasil konsolidasi dari beberapa perguruan tinggi di Riau, kesepakatan mereka menuntut agar Jokowi-JK segera turun dari jabatannya.

Selain itu, massa aksi juga menuntut tiga hal yaitu, Turunkan Kesenjangan Ekonomi, Wujudkan Kedaulatan Rakyat serta Tegakkan Supremasi Hukum.

Pasalnya mereka menilai, bahwa selama tiga tahun masa kepemimpinan Jokowi-JK tidak ada satu pun janji Jokowi-JK yang terlaksanakan. Dalam kata lain, Jokowi-JK gagal dalam memimpin Indonesia.

“Sekarang sudah tiga tahun Jokowi-JK memimpin Indonesia, dan mereka mempunyai kurang lebih 63 janji. Namun saat ini jika kita lihat tidak ada satupun janji mereka yang terlaksanakan.tidak usah jauh-jauh,  Contohnya saja janji Jokowi mengenai pembuatan jalan Tol Pekanabaru-Dumai. Sampai saat ini belum terealisasikan, hanya sekedar ada peninjauan dan tidak ada perkembangan,” ungkap Nofra, Korlap aksi UIN Suska Riau.

Baca: Heboh! Wajah Siswi SMA di Medan Ini Disayat-sayat, Sudah Berlumur Darah, Dibuang ke Kebun Jeruk

Baca: Astaga! Padahal Baru 3 Bulan Nikah, Kakek Ini Syok Istri Mudanya Ternyata Cucu Sendiri

Baca: SK Pembatalan RKU Diterbitkan, Ribuan Karyawan RAPP Dirumahkan

Beberapa Perguruan Tinggi di Riau berkaloborasi turun kejalan memadati halaman kantor DPRD. Adapun beberapa perguruan Tinggi yang tergabung dalam aksi ini seperti, UIN SUSKA, UR, UMRI, ABDURAB dan PCR.

Selain itu beberapa organaisasi eksternal kampus seperti Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Muslim Muhamaddiyah (IMM), dan Organisasi Kepemudaan (OKP) juga bergabung melakukan aksi bersama.

Pergerakan masa aksi sendiri dimulai dari UIN Suska Riau, setelah itu masa aksi bergerak dan melakukan konvoi sekaligus menjemput masa aksi yang ada di UR. Setelah itu, masa aksi  bergerak menjemput masa aksi yang ada di UMRI dan masa aksi yang berada di simpang empat lampu merah SKA. Setelah masa aksi berkumpul menjadi satu titik, maka ribuan masa aksi ini akan bergerak melakukan konvoi dan menuju kantor DPRD Provinsi Riau.

Tidak hanya sekedar penyampaian orasi didepan kantor DPRD Provinsi, masa aksi juga menampilkan beberapa teater seperti, penampilan simbolis pemberian sepeda dari UIN Suska,  Hal ini dilakukan untuk menggambarkan Presiden Jokowi yang selalu memberi pertanyaan dan hadiah sepeda ketika kunjungan ke daerah-daerah.

Selain itu, UR juga sengaja membawa kambing kurus. Setelah penampilan teater selesai, maka masa aksi akan memaksa masuk kedalam gedung DPRD untuk melakukan sidang rakyat serta membacakan tuntutan-tuntutan dan penurunan Jokowi-JK secara paksa.

Baca: Anak Usia 13 Tahun Bangun Rumah Mini Milik Sendiri, Isi Dalamnya Bikin Kagum

Baca: Ketua DPRD Kolaka Utara Tewas Ditusuk Istri - Netizen Sebut karena Gak Mau Dipoligami

Baca: ASTAGA! Warga di Desa Ini Ramai-ramai Menjual Ginjal Sendiri, Ada Apa Ya? Ternyata. .

“Pemerintahan diera Jokowi ini sudah gagal, dan sudah seharusnya diganti. Hal ini terbukti dengan tingginya angka kesenjangan sosial dan tidak ada bentuk perhatian pemerintah secara konkrit untuk menyelesaikan hal tersebut. Terlebih dari sisi ekonomi yang semakin merosot, hutang luar negri sudah melampaui batas dan melanggar UU yang berlaku. Maka dengan adanya aksi ini kami mendesak pemerintah untuk memperhatikan hal tersebut, bukan dengan cara menyesengsarakan rakyat,” tutur Rajif, salah seorang massa aksi. (*)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved