TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti Miliki Potensi yang Belum Dilirik Investor

Irmansyah mengatakan, potensi yang dimiliki wilayah tersebut sangat banyak, di antaranya perkebunan kelapa, pakan ternak dan wisata mangrove

Kepulauan Meranti Miliki Potensi yang Belum Dilirik Investor
Tribun Pekanbaru/Guruh BW
Ilustrasi ekowisata Mangrove. 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Guruh BW.

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG-Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK), Irmansyah, Selasa (30/10/2017) mengaku masih banyak potensi di Meranti yang belum disentuh oleh investor dalam dan luar negeri.

Irmansyah mengatakan, potensi yang dimiliki wilayah tersebut sangat banyak, di antaranya perkebunan kelapa, pakan ternak dan wisata mangrove.

Untuk perkebunan kelapa kata Irmansyah, petani di Meranti mampu memproduksi hingga 27.500 ton kelapa bulat per tahun dari 31.653 hektare kebun kelapa di Meranti.

Baca: Jangan Menelpon Saat Berkendara Jika Tak Mau Bernasib Seperti Wanita Ini, HP Hilang Uang pun Lesap

Baca: Suhardiman dan Kordias Nyaris Adu Jotos, Seorang Anggota DPRD Riau Ungkap Fakta Ini

"Tidak hanya untuk minuman segar, daging kelapa juga bisa dijadikan tepung kelapa untuk bahan kue. Saat ini petani menjualnya ke Malaysia dan Batam dalam bentuk kelapa bulat," ujarnya.

Sedangkan pakan ternak kata Irmansyah, para nelayan di Meranti mampu menyediakan sedikitnya 10 hingga 12 ton per bulan ikan runcah kering untuk diolah menjadi tepung ikan.

Baca: Inilah Top Scorer Sementara Kualifikasi Piala Asia U-19, Nama Egy Maulana Belum Muncul

Baca: Siapakah Ajo yang Sering Disebut Valentino Jebret Saat Timnas Hadapi Brunei?

"Selama ini, nelayan menjual ikan runcah kering ke Cirebon untuk diolah menjadi tepung ikan mencapai 10 hingga 12 ton per bulan," ujarnya.

Di sisi lain, Meranti juga memiliki hutan mangrove yang luas untuk dijadikan ekowisata mangrove.

"Mayoritas pantai di Meranti dipenuhi hutan mangrove yang bagus untuk dijadikan objek wisata, namun sayang belum ada investor yang melihat itu," ujarnya.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help