TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Tahun 2018, Setiap Hektar Sawah di Meranti Harus Menghasilkan 4,5 Ton Gabah Kering

Para petani di 11 desa juga mendapatkan bantuan benih, alat pertanian, pupuk dan insektisida.

Tahun 2018, Setiap Hektar Sawah di Meranti Harus Menghasilkan 4,5 Ton Gabah Kering
TribunPekanbaru/Guruh BW
Alat berat melakukan land clearing untuk membuka lahan persawahan di Desa Semukut, Kecamatan Merbau. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG - Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti, Syafril mengatakan, produksi padi di Meranti pada tahun 2018 mendatang dipastikan meningkat.

Hal itu seiring dimulainya program cetak sawah baru seluas 365 hektare di Meranti tahun 2017 ini.

Syafril menjelaskan, 365 hektare sawah baru tersebut tersebar di 11 desa.

Baca: Dikabarkan Meninggal, Panji Sang Petualang Curhat, Statusnya di Facebook Viral

Baca: Terdakwa Dugaan Ujaran Kebencian Ini Mengakui Postingannya di Media Sosial

"Produksi padi di Meranti pada musim panen tahun 2017 hanya 9.572 ton saja. Dengan adanya penambahan luas sawah, tentu produksi gabah meningkat," ujarnya, Senin (6/11/2017).

Menurut Syafril, dari tambahan luas sawah tersebut ia memastikan adanya peningkatan produksi sebanyak 1.640 ton gabah kering.

"Sebab, target tahun 2018 setiap hektarnya harus bisa menghasilkan 4,5 ton," ujar Syafril.

Selain mendapatkan sawah, para petani di 11 desa tersebut kata Syafril, juga mendapatkan bantuan benih, alat pertanian, pupuk dan insektisida.

Baca: Wajah Berubah Total karena Makeup! 9 Foto Ini Membuktikan

Baca: Melodi Lulus dari JKT48, Fans Pekanbaru Syok Menangis Tak Percaya

"Para petani tinggal menanam dan merawat saja, kalau sawahnya sudah dicetak oleh TNI," ujarnya.

Untuk mendukung program cetak sawah baru tersebut, Pemkab Meranti juga menganggarkan Rp 500 juta untuk membangun jalan usaha tani.

"Jalan usaha tani itu dilakukan untuk Desa Tanjungbunga, Batangmeranti, Anaksetatah dan Desa Binamaju," ujar Syafril.(*) 

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help