BEM UIN Suska Riau Gelar Sekolah Pemimpin Bangsa

Kementerian Pendidikan BEM UIN Suska Riau melaksanakan Sekolah Pemimpin Bangsa (Latihan Kepemimpinan Siswa SMA) se-Provinsi Riau.

BEM UIN Suska Riau Gelar Sekolah Pemimpin Bangsa
Foto kiriman Rudi Aspriyanto, Menteri Kominfo BEM UIN Suska
Kementerian Pendidikan BEM UIN Suska Riau melaksanakan Sekolah Pemimpin Bangsa (Latihan Kepemimpinan Siswa SMA) se-Provinsi Riau. 

Laporan Rudi Aspriyanto, Menteri Kominfo BEM UIN Suska

TRIBUNPEKANBARU.COM - Kementerian Pendidikan BEM UIN Suska Riau melaksanakan Sekolah Pemimpin Bangsa (Latihan Kepemimpinan Siswa SMA) se-Provinsi Riau.

Kegiatan ini dimulai sejak Jumat (3/5/2017). Kegiatan yang berjalan selama 3 hari ini dilaksanakan di Hasanah Guest House, Aula Rumah Dinas Wakil Walikota Pekanbaru dan Area CFD (Car Free Day) di Jalan Diponogoro.

Kegiatan ini dihadiri Insanul Kamil, Presiden mahasiswa, Armansyah Wakil Presiden Mahasiswa dan Endriyanto Menteri Koordinator Kemahasiswaan serta beberapa staff BEM UIN Suska lainnya yang dipilih menjadi Instruktur Acara. Panitia Sekolah Pemimpin Bangsa adalah seluruh anggota Kementerian Pendidikan.

Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah "Inspirasi Dari Sekolah Untuk Bangsa".

Penyampaian materi dalam Sekolah Pemimpin Bangsa ini diawali dengan materi Manajemen Organisasi yang dijelaskan Insanul Kamil Presiden Mahasiswa BEM UIN Suska Riau. Selanjutnya pada Materi Kedua tentang Mentoring Kepemimpinan disampaikan Insanul Kamil dan Armansyah.

Materi Ketiga tentang Problem Solving yang dijelaskan Armansyah dan Materi Keempat tentang Problematika Bangsa yang disampaikan oleh Ali Bastoni selaku Kepala Dompet Dhuafa Riau.

Kegiatan ini tidak hanya memberi pelatihan, tetapi juga pengalaman dengan mengadakan CFD Chalange pada hari terakhir yang bertempat di Jalan Diponegoro sekaligus penutupan resmi di taman kota Pekanbaru.

Kegiatan ini disambut gembira siswa SMA/Sederajat se Provinsi Riau yang sangat antusias untuk mengikutinya. Namun dalam hal ini panitia membatasi peserta sehingga tidak semua sekolah yang bisa mengikuti kegiatan tersebut.

Adapun Sekolah Menengah Atas (SMA) yang terpilih untuk kegiatan ini sebanyak 19 sekolah dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Riau.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberi wadah pada generasi muda khususnya pada siswa/i SMA/Sederajat untuk menjadi garda terdepan sebagai seorang pemimpin.

Fadhlan Husaini selaku Menteri Pendidikan berharap agar peserta bisa menjadi inspirasi bagi orang disekelilingnya dan menjadi agen pemabawa perubahan di sekolah mereka masing-masing. (*)

Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved