TribunPekanbaru/

Pemkab dan DPRD Bengkalis Tanda Tangani MoU Pembangunan

Pemerintah Bengkalis bersama DPRD Bengkalis melakukan penandatangan MoU

Laporan Wartawan Tribun Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS –Pemerintah Bengkalis bersama DPRD Bengkalis melakukan penandatangan MoU pelaksanaan proyek pembangunan tahun Jamak untuk tahun 2018 – 2021 mendatang. Penandatangan MoU ini dilakukan di ruang pertemuan lantai II kantor Bupati Bengkalis, Rabu (8/11) Siang.

Penantakanan MoU ini dilakukan langsung Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan empat pimpinan DPRD Bengkalis yakni Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir, Wakil Ketua Indra Gunawan, Wakil Ketua Kaderismanto dan Wakil Ketua Zulhelmi. Penandatangan MoU ini disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi pratama Bengkalis dan anggota DPRD Bengkalis yang hadir dalam penandatanganan MoU.

Dalam MoU tersebut, ada enam kegiatan yang akan dikerjakan dengan program tahun jamak ini, pekerjaan akan dimulai tahun depan hingga tahun 2021 mendatang. Ini diungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin usai penandatanganan MoU tersebut.

Menurut Amril program tahun Jamak ini meliputi pembangunan sejumlah jalan lingkar di Bengkalis.serta satu buah bangunan mesjid Islamic Center Kota Duri.

“Untuk pembangunan jalan lingkar, mulai tahun depan ada lima jalan yang akkan di bangun. Diantaranya jalan poros desa Ketam Putih menuju desa Sekodi. Kemudian jalan poros Desa Muntai ke desa Bantan Air,” jelas Amril.

Ditambahkan dia, jalan lain yang yakni jalan lingkar Bukit Batu Siak Kecil, Jalan Linggar Duri Barat yakni jalan penghubung Kecamatan Mandau dan Pinggir. Kemudian jalan poros Pangkalan Nyirih ke desa Tanjung Medang.

Amril mengatakan, dengan program tahun jamak ini Amril berharap bisa terwujud sesuai dengan yang direncanakan. Karena sejumlah akses jalan antar desa ke kota memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Sementara itu Ketua DPRD Bengkalis Abdul Kadir mengatakan, apa yang dilakukan Amril dengan program tahun jamak ini harus diapresiasi. Karena program pembanguan jalan tersebut ssangat dibutuhkann bagi masyarakat sebagai akses mereka yang saat ini banyak mengalami kerusakan.

“Perlu kita ajungkan jempol kepada bupati sekarang ini karena berani membuat program tahun jamak disaat kondisi perekonomian dinilai lemah,” jelas Abdul Kadir.

Menurut dia, hal ini dilakukan bukan tanpa pertimbangan yang matang, apalagi tujuan pembangunan dengan program tahun jamak yang dibuat memang untuk kepentingan masyarakat. Selain itu juga untuk mempercepat pembangunan di Bengkalis.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help