TribunPekanbaru/

Sudah Empat Minggu Rentun Kasus Eri Jack Tak Kunjung Turun

Penundaan kali ini merupakan yang ke empat kalinya sejak perkara memasuki agenda pembacaan tuntutan.

Sudah Empat Minggu Rentun Kasus Eri Jack Tak Kunjung Turun
Tribun Pekanbaru/ Muhammad Natsir
Sidang Perkara Sabu Empat Puluh Kilogram melibatkan tersangka Eri Jack 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Sidang Tuntutan Terdakwa Heri Kusnadi alias Eri Jack terduga pemilik sabu 40 Kilogram kembali ditunda majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis. Penundaan kali ini merupakan yang ke empat kalinya sejak perkara memasuki agenda pembacaan tuntutan.

Jaksa Penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis kembali beralasan dihadapan hakim bahwa Rencana tuntutan (Rentun) belum juga turun dari Kejaksaan Agung. Hal ini diungkap Penasehat Hukum Eri Jack Windrayanto kepada Tribun, Kamis (9/11) Sore.

"Tadi sidang dimulai pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun sidang kembali ditunda dengan alasan Rentun belum turun, " jelas Win sapaan Akrab penasehat hukum ini.

Majelis hakim dipimpin Sutarno dan hakim anggota Wimmi D. Simarmata, dan Aulia Fhatma Widhola, terpaksa kembali menunda sidang hingga pekan depan. Padahal sidang sebelumnya Majelis hakim telah menyurati Kejaksaan Agung untuk segera menyelesaikan Rentun tersebut.

Dengan penundaan ini, pihak penasehat Hukum juga meminta hal yang sama saat pembuatan Pledeoi atau nota pembelaan nantinya. "Kita sampaikan ke majelis, kalau pihak JPU saja sudah empat minggu penundaan pembacaan tuntutan. Nanti kita juga meminta waktu yang sama saat menyusun pembelaan, " jelas Win.

Penundaan pembacaan tuntutan ini dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Pidum Kejaksaan Negeri Bengkalis Robi Harianto. Menurut dia memang Rentun belum diterima pihaknya sampai saat ini.

"Memang belum turun tuntutannya dari Kejaksaan Agung. Kita juga lagi menunggu, " ungkapnya singkat.

Seperti diketahui, Eri Jack ditangkap Polda Riau di rumahnya Desa Jangkang Kecamatan Bantan Bengkalis bulan April lalu. Penangkapan terhadap Eri Jack merupakan pengembangan penangkapan terhadap kurir narkoba Zulfadli dan Aldino di Kabupaten Siak. Dimana barang bukti ditemukan sabu seberat 40 kilogram dari dua kurir ini. Dari keterangan dua kurir tersebut barang haram ini merupakan milik Eri Jack.

Dari penangkapan Eri Jack, Polisi menemukan barang bukti lain. Berupa narkoba jenis sabu seberat 11 gram.

Sidang di PN Bengkalis dilakukan merupakan sidang terhadap kepemilikan sabu 11 gram tersebut. Namun JPU juga mengarahkan dalam persidang terkait kepemilikan narkoba 40 Kilogram yang ditangkap bersama kurirnya di Kabupaten Siak.(*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help