TribunPekanbaru/

Bengkalis

Pencabutan Izin Gangguan oleh Kemendagri Berdampak pada PAD Bengkalis

Menurut dia, setidaknya PAD Bengkalis berkurang sekitar Rp 2 Miliar pertahunnya dari retribusi izin gangguan ini.

Pencabutan Izin Gangguan oleh Kemendagri Berdampak pada PAD Bengkalis
shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Muhammad Natsir

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS– Pencabutan izin gangguan (HO) dalam proses proses perizinan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) ternyata berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bengkalis.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bengkalis Indra Gunawan saat dikonfirmasi, Minggu (12/11/2017) Pagi.

Menurut dia, setidaknya PAD Bengkalis berkurang sekitar Rp 2 Miliar pertahunnya dari retribusi izin gangguan ini.

Baca: Ritual Aneh Oknum Guru Telan Sperma Murid, Berikut Fakta Tentang Cairan Mani Ini

Baca: Menakjubkan, Detik-detik Bayi Merangkak Sendiri Keluar Rahim Ibunya Saat Operasi Caesar

“Memang terhitung sejak Juli 2017 ini izin gangguan (HO) sudah tidak berlaku lagi, setiap pengusaha tidak lagi mengurus izin gangguannya setelah Permendagri nomor 19 tahun 2017 terbit,” ungkap Indra Gunawan.

Menurut dia, tujuan pemerintah pusat mencabut pengurusan izin gangguan di daerah yakni untuk mempermudah pengusaha untuk mengurus perizinan usaha.

“Karena mungkin banyak beredar informasi dikalangan pengusaha untuk mengurus izin gangguan (HO) ini di daerah susah. Sehingga pemerintah pusat mengambil kebijakan seperti ini.

“Jadi tanpa izin HO pengusaha dipermudah untuk mengurus perizinan. Namun disatu sisi berpengaruh dengan PAD,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help