TribunPekanbaru/

Ikuti Sawahlunto Coal Trail Marathon 2017, TRU Pekanbaru Terkesan dengan Keindahan Alam

Sawahlunto Coal Trail Marathon menghadirkan konsep Sport Tourism Event, memberikan pengalaman berlari bersama keindahan alam

Ikuti Sawahlunto Coal Trail Marathon 2017, TRU Pekanbaru Terkesan dengan Keindahan Alam
Istimewa
anggota TRU Pekanbaru tengah melaui track sawah 

Laporan wartawan Tribun PEkanbaru: Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Sebanyak 13 orang anggota TRU Pekanbaru sukses menjajal daerah bersejarah di Sumatera Barat dalam even Sawahlunto Coal Trail Marathon 2017.

Anggota TRU bernama Efrianto menjelaskan, Sawahlunto Coal Trail Marathon menghadirkan konsep Sport Tourism Event, memberikan pengalaman berlari bersama keindahan alam, budaya adat dan napak tilas sejarah kota tua Sawahlunto.

Garis start dimulai dari pusat taman kota Lapangan Segitiga, berlanjut melewati ikon-ikon sejarah pertambangan batu bara di Sawahlunto, diantaranya Taman Silo, bangunan peninggalan Hindia Belanda PT. Bukit Asam Unit Penambangan Ombilin, Puncak Polan dan keramahtamahan masyarakat.

"Satu keunikan yang tidak kalah menarik, melalui Sawahlunto Coal Trail Marathon ini peserta juga disuguhkan pengalaman berlari di dalam Lubang Kalam, sebuah terowongan kereta api tua peninggalan Hindia Belanda yang menembus kaki bukit sepanjang 835 meter,"paparnya.

Dilanjutkannya, event tersebut tidak menghadirkan pengalaman berolahraga biasa, namun alternatif yang lebih segar untuk memperkenalkan tempat wisata sebuah daerah guna meningkatkan ekonomi masyarakat lokal.

"Pemandangan luar biasa indah dengan track yang sangat menantang. Keindahan pesona alam berdampingan dengan sejarah pertambangan batu bara, sejarah kota lama dan kebudayaan Minangkabau yang khas menjadi potensi yang eksotis untuk dinikmati,"lanjutnya.

Tidak hanya alamnya, Efrianto mengakui Keramahan masyarakat
Support pemerintah yang 100% all out, juga menjadi penambah semangat mereka berlari.

"Bapak sekda turun langsung jadi marshal, pengawal, pengaman dan pengarah dalam perlombaan,"pungkasnya.

Dari Tru sendiri diikuti  13 orang. Acara tidak hanya diikuti oleh peserta dari beberapa daerah di Indonesia, namun juga dari negara lain, mulai dari Asia, Eropa hingga Afrika.(*)

Penulis: Zul Indra
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help