TribunPekanbaru/

Proyek Overlay Jalan SSK Dumai Tinggal Dua Hari, Kabid Bina Marga PU Dumai Bungkam

Perpanjangan pengerjaan proyek bernilai Rp 9,6 Miliar ini hanya tinggal dua hari lagi.

Proyek Overlay Jalan SSK Dumai Tinggal Dua Hari, Kabid Bina Marga PU Dumai Bungkam
tribunpekanbaru/fernando
Aktivitas proyek Overlay Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Dumai sudah dua hari mangkrak. Ada dugaan PT.Sentra Multikarya Infrastruktur kembali mengalami kendaka teknis. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,DUMAI- Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Ismail bungkam terkait percepatan proyek overlay Jalan Sultan Syarif Kasim, Dumai.

Perpanjangan pengerjaan proyek bernilai Rp 9,6 Miliar ini hanya tinggal dua hari lagi.

Ismail tidak menjawab telepon tribun, Senin (13/11/2017) soren. Ia tidak mengangkat sambungan telepon via ponsel. Telepon sempat terhubung, namun Ismail tidak menjawabnya.

Ponsel Ismail sempat non aktif beberapa hari lalu. Ia enggan memberi jawaban terkait proyek molor yang harusnya rampung pada 31 Oktober 2017 ini. Sebelumnya, nada bicara Ismail sempat meninggi.

Ismal emosi menanggapi dugaan lelang Proyek Overlay Jalan Sultan Syarif Kasim, Kota Dumai tidak sesuai prosedur. Ismail tidak mau berkomentar banyak terkait proses lelang proyek DAK APBN 2017.

Dugaan ini muncul karena pengerjaan proyek overlay tak tuntas sesuai batas waktu yakni Oktober 2017 lalu. "Kalau itu saya no comment. Saya tidak tahu soal proses lelang," papar Ismail kepada Tribun, Rabu (8/11/2017) lalu.

Menurutnya, proses lelang tidak ada hubungan dengan dirinya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek overlay. Ia menilai proses lelang adalah urusan Kelompok Kerja (Pokja) I Unit Layanan Pengadaam (ULP) Pemerintah Dumai. Ismail juga mengklaim PT.Sentra Multikarya Infrastruktur memiliki Asphalt Mixing Plant (AMP).

Ismail tidak tahu adanya dugaan pemalsuan tanda tangan Direktur PT.Sentra Multikarya Infrastruktur. Ia mengaku tidak ada kaitan dengan dugaan pemalsuan. "Info itu fitnah," ujarnya meninggi. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help