TribunPekanbaru/

Sejumlah Insan Kesehatan Terima Penghargaan di HKN

Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menjadi Inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53

Sejumlah Insan Kesehatan Terima Penghargaan di HKN
Tribun Pekanbaru/ Nasuha
Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menjadi Inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Nasuha Nasution

TRIBUNPEKANBARU.COM - Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menjadi Inspektur upacara dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 yang digelar di halaman kantor Gubernur Senin (13/11).

Upacara ini merupakan puncak pelaksanaan HKN setelah sebelumnya dalam sepekan terakhir digelar rangkaian kegiatan HKN hingga Minggu (12/11) di acara Car Free Day (CFD).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut, dihadiri seluruh Kepala OPD di Provinsi Riau, insan kesehatan dan seluruh ASN di Pemerinth Provinsi Riau, terutama yang ada di Dinas Kesehatan. Sebagaimana diketahui tahun ini tema HKN sendiri "Sehat Keluargaku Sehat Indonesiaku".

Dalam amanat Menteri Kesehatan yang dibacakan langsung Wakil Gubernur, disebutkan Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan peraturan Menteri Kesehatan nomor 39 tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga un tuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Program Indonesia dengan pendekatan keluarga pada dasarnya merupakan integrasi pelaksanaan program program kesehatan, baik upaya kesehatan perorangan (UKP) maupun Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan, dengan target atau fokus kepada keluarga berdasarkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga.

"Pendekatan pelayanan yang mengintegrasikan UKP dan UKm secara berkesinambungan dengan target keluarga, didasari data dan informasi dari profil kesehatan keluarga dan memberikan intervensi awal bila ada masalah kesehatan terhadap 12 indikator seperti yang terdapat pada paket informasi kesehatan keluarga (Pinkesga),"ujar Wan Thamrin membacakan pidato Menkes.

Selain penyelenggaraan program indoensia sehat dengan pendekatan keluarga, pembangunan kesehatan juga perlu melibatkan lintas sektor melalui gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

Hal tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak terlepas dari peran masyarakat dan lintas sektor terkait. Oleh karena itu, Kemenkes mendorong terlaksananya gerakan masyarakat hidup sehat.

"Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh insan kesehatan agar menjadikan peringatan HKN ke 53 sebagai momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan serta sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur, lintas sektor dalam melaksanakan pembangunan kesehatan,"ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Nasyuha
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help