TribunPekanbaru/

Total 64 Km, Pembangunan Pipa Transportasi Gas Duri-Dumai akhirnya Dimulai

Pipa sepanjang 64 km membentang dari Station TGI Duri hingga Kilang Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai.

Total 64 Km, Pembangunan Pipa Transportasi Gas Duri-Dumai akhirnya Dimulai
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang
Manjemen Pertamina RU II, Pertagas dan PGN menyaksikan langsung pengelasan pertama pipa transportasi gas Duri-Dumai di Kilang Pertamina Putri Tujuh, Senin (13/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,DUMAI- Pertamina Gas (Pertagas) dan PGN resmi memulai proyek pembangunan pipa transportasi gas Duri-Dumai, Senin (13/11/2017). Manajemen Pertamina RU II, Pertagas dan PGN menandainya dengan pengelasan pertama pipa transportasi gas. Pipa sepanjang 64 km membentang dari Station TGI Duri hingga Kilang Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai.

Proyek bernilai 52,2 Juta US Dollar atau setara Rp 700 Miliar rencananya rampung pada Oktober 2018 mendatang. Gas dari Duri hingga Dumai bersumber dari tiga blok yakni Blok Corriodor (Conoco Philips), Blok Bentu (Energi Mega Persada atau EMP) dan Blok Jambi Merang (Join Operating Body Pertamina- Talisman).

Gas ini nantinya bakal mendukung pasokan gas bagi Kilang Pertamina RU II Putri Tujuh, kawasan pelabuhan dan industri di Riau. Kilang Putri Tujuh kebutuhannya mencapai 57 MMSCFD atau juta kubik per hari. Jumlah ini meningkat bertahap hingga mencapai 120 MMSCFD atau juta kubik per hari.

"Kita berupaya menuntaskan proyek ini selama 11 bulan. Sebab pada Oktober 2018 targetnya sudah mulai beroperasi," VP Project Management Pertagas, Sudewo pada
Ground Breaking Pipa Gas Duri- Dumai, Senin siang.

Menurut Sudweo, saat ini pembebasan kahan sudah mencapai 40 km. Kebanyakan berada di lahan tol Trans Sumatera. Ia memastikan kerjasama Hutama Karya terkait lahan pipa transportasi gas ini.

Adanya pipa transportasi gas bakal berdampak kepada masyarakat. Ia menilai rampungnya pembangunan pipa gas ini mendukung progtam City Gas di Dumai. Selama proses konstruksi bakal menyerap tenaga kerja hingga 400 orang

GM Pertamina RU II Dumai, Otto Gerentaka mengaku senang dengan adanya pipa transportasi gas Duri-Dumai. Hal ini bisa menunjang produksi Elpiji di Kilang Putri Tujuh. Selama ini mereka memenuhi kebutuhan gas dari refinery gas.

"Tentunya bakal meningkatkan produktifitas Kilang Putri Tujuh dan ketersediaan energi gas bagi masyarakat," paparnya

Wakil Menteri ESDM RI, Archandra Tahar ikut menyapa dalam prosesi ground breaking lewat teleconference dari Kantor Kementrian ESDM. Ia menyebut sudah lama merencanakan proyek ini. Proyek tersebut akhirnya mensinergikan dua BUMN yakni Pertamina Gas dan PGN dalam Kerjasama Operasi atau KSO.

"Ini adalah tanda dimulainya pembangunan pipa transportasi Gas Duri-Dumai," terangnya lewat teleconfence kepada para undangan. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help