TribunPekanbaru/

9 Jenazah Ditemukan Masih Utuh Meski Dikubur Puluhan Tahun, Kain Kafan pun Bersih

Bahkan, ada beberapa makam dari sembilan makam itu yang umurnya lebih dari seperempat abad.

9 Jenazah Ditemukan Masih Utuh Meski Dikubur Puluhan Tahun, Kain Kafan pun Bersih
surya/galih lintartika
Proses pemindahan makam di Muneng Kidul dihebohkan dengan sembilan jenazah yang masih utuh meski sudah dikubur puluhan tahun. Pemindahan ini merupakan proses karena lahan makam terkena pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo 

Baca: Tak Sadar Bantu Pembunuh Berantai, Pasangan Ini Akan Jadi Korban Berikutnya, Kuburan Sudah Disiapkan

Baca: Memprihatinkan, Lantaran Miskin, Warga Ini Terpaksa Tinggal di Kuburan Bersama Tengkorak Sungguhan

Salah satu yang masih utuh adalah jenazah pasangan suami istri (pasutri) Jalan dan Notu.

Jalan meninggal dan dimakamkan tahun 1980 dan Notu meninggal dan dimakamkan pada tahun 2014.

Jenazah keduanya masih utuh hingga sekarang. Kejadian ini membuat panitia pemindahan jenazah dan keluarga terkejut.

Di satu sisi mereka kaget dan di satu sisi mereka bersyukur karena dalam ajaran Islam, jenazah yang masih utuh meski sudah dikubur puluhan tahun itu menandakan orang itu baik semasa hidup di dunia.

Proses pemindahan makam di Muneng Kidul dihebohkan dengan sembilan jenazah yang masih utuh meski sudah dikubur puluhan tahun. Pemindahan ini merupakan proses karena lahan makam terkena pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo
Proses pemindahan makam di Muneng Kidul dihebohkan dengan sembilan jenazah yang masih utuh meski sudah dikubur puluhan tahun. Pemindahan ini merupakan proses karena lahan makam terkena pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo (surya)

Ketua Panitia Pelaksana Pemindahan Makam, Sujariyanto mengatakan, proses pemindahan belum selesai.

Pemindahan makam ini dimulai sejak Sabtu (11/11/2017) kemarin.

"Memang kami sempat kaget saat menemukan jenazah yang masih utuh kondisinya, bahkan kain kafannya pun masih bersih. Temuan ini jujur membuat kami kaget," katanya.

Dikatakan dia, proses pemindahan ini memang membutuhkan waktu.

Halaman
123
Editor: Sesri
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help