TribunPekanbaru/

Dispenda Dumai Nilai Pungutan Parkir Sudah Bisa Berjalan

Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Dumai, Marjoko berharap pungutan parkir tepi jalan umum bisa berjalan

Dispenda Dumai Nilai Pungutan Parkir Sudah Bisa Berjalan
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Ratusan sepeda motor milik siswa berjejer terparkir di badan Jalan Kopan, Pekanbaru, Senin (4/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM,DUMAI- Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Dumai, Marjoko berharap pungutan parkir tepi jalan umum bisa berjalan. Ia menilai potensi parkir bisa berkontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai. Pungutan parkir bisa berjalan sesuai peraturan Walikota Dumai.

Nantinya pihak Dinas Perhubungan Dumai bisa menetapkan jumlah setoran parkir tepi jalan umum. "Kita tentu berharap pada 2018 bisa terealisasi. Rencana kita akan rapat dengan pihak Dinas Perhubungan Dumai," papar Marjoko, Selasa (14/11/2017).

Secara keseluruhan ada 144 titik parkir tepi jalan umum di Kota Dumai. Titik parkir ini menyebar pada empat ruas jalan besar dan sepuluh ruas jalan sedang. Di antaranya Jalan Sudirman, Jalan Sultan Syarief Kasim, Jalan Diponegoro hingga Jalan Hasanuddin.

Sejumlah ruas jalan kecil. Jumlah titik pada tiap ruas jalan berbeda. Potensi pemasukan pungutan parkir di titik yang ada juga tidak sama. Regulasi parkir tepi jalan umum berupa perwako akhirnya rampung.

Hal ini jadi angin segar, sebab PAD Dumai daei parkir sudah hilang sejak tahun 2014. Pasca penghentian pungutan parkir tepi jalan umum. Pemerintah memprediksi PAD dari parkir tepi jalan umum di Kota Dumai mencapai Rp 1,6 Miliar. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help