TribunPekanbaru/

Layanan Kesehatan Masyarakat di Daerah Dibantu dari Bankeu Provinsi, Ini Alasannya

Untuk pembangunan Puskesmas, Pustu atau pun pengadaan ambulans, sebenarnya memang menjadi kewenangan kabupaten/kota

Layanan Kesehatan Masyarakat di Daerah Dibantu dari Bankeu Provinsi, Ini Alasannya
TRIBUNPEKANBARU.COM/THEO RIZKY
Para Calon Jemaah Haji (CJH) menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksinasi meningitis pada hari pertama di Puskesmas Simpang Tiga Pekanbaru, Kamis (6/7/2017). Sebanyak 1064 vaksin meningitis dipersiapkan sesuai peruntukkannya untuk seluruh CJH asal Kota Pekanbaru. Pelaksanaan pemeriksaan dan pemberian vaksin tersebut akan berlangsung hingga tanggal 13 Juli 2017 mendatang. (TRIBUN PEKANBARU/THEO RIZKY). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU– Keterbatasan anggaran di kabupaten untuk pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Puskesmas Pembantu (Pustu), dan pengadaan ambulans ditanggulangi melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau.

Anggota Komisi V DPRD Riau, Masnur mengatakan, untuk pembangunan Puskesmas, Pustu atau pun pengadaan ambulans, sebenarnya memang menjadi kewenangan kabupaten/kota, namun karena anggaran di daerah tidak memadai, dari provinsi kemudian dibantu melalui Bankeu.

“Memang menjadi tanggung jawab kabupaten/kota harusnya, tapi karena keterbatasan anggaran, maka dibantu dari Bankeu,” kata Masnur kepada Tribun, Selasa (14/11).

Bankeu untuk layanan kesehatan masyarakat tersebut, menurut politisi Golkar ini diutamakan untuk daerah yang masih sangat minim layanan kesehatannya, misalnya seperti di Indragiri Hilir, dan juga Kampar.

“Keinginan gubernur merata, tapi sebagaian wilayah kita lihat masih cukup minim, karena itu, di daerah yang minim kita lebih prioritaskan dan lebih dimaksimalkan,” imbuhnya.

Diakui Masnur, untuk pengadaan ambulans atau pun pembangunan dan perbaikan Pustu atau pun Puskesmas, merupakan dari pokok pikiran dewan, yang berasal dari aspirasi masyarakat masing-masing dapil anggota DPRD Riau. Tak terkecuali dirinya, juga ikut mengusulakan pengadaan tersebut untuk di dapilnya, Kampar.

Namun menurut dia, anggota DPRD juga melihat kebutuhan di daerah, dan daerah mana yang paling diprioritaskan. “Kalau yang membutuhkan cukup banyak, tapi tentu kita lihat, mana yang paling membutuhkan,” tuturnya. (ale)

Penulis: Alex
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help