TribunPekanbaru/

Selesai Dibahas, Inilah Gambaran Besar UMK Pekanbaru 2018 

Dengan mempertimbangkan dua hal tersebut, kenaikan UMK Pekanbaru 2018 sebesar 8,71 persen.

Selesai Dibahas, Inilah Gambaran Besar UMK Pekanbaru 2018 
Net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru,  Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Disnaker Kota Pekanbaru sudah selesai membahas Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru, untuk tahun 2018 mendatang.

Dari hasil pembahasannya dengan Dewan Pengupahan kemarin, UMK Pekanbaru ditetapkan sekitar Rp 2,5 juta lebih.

"Ya, kita sudah tetapkan itu. Sekarang sedang kita usulkan ke Pemprov Riau untuk disetujui. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada hasilnya dari Pemprov Riau," kata Kepala Disnaker Pekanbaru Jhony Sarikoen kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (14/11/2017).

Baca: 4 Tahun Lalu Dikira Sinus, Hidung Nenek Ini Terus Membengkak dan Tengkoraknya Rusak

Baca: Mau Hapus Pesan WhatsApp Tanpa Batas 7 Menit? Ternyata Ada Triknya Lho

Penetapan ini sudah merujuk kepada Peraturan Pemerintah (PP) No 78 Tahun 2015, tentang Pengupahan sudah mengakomodir kepentingan pekerja dan pengusaha.

Sesuai dengan PP tersebut, kenaikan upah mempertimbangkan laju inflasi dan rata-rata pertumbuhan ekonomi yang merujuk data Badan Pusat Statistik.

Dengan mempertimbangkan dua hal tersebut, kenaikan UMK Pekanbaru 2018 sebesar 8,71 persen.

Baca: Coba Lihat Jawaban Soal Matematika Anak SD Ini, Kira-kira yang Benar Jawaban Murid atau Guru?

Baca: 5 Fakta Tersingkirnya Italia dari Piala Dunia: Kesombongan si Pelatih hingga Laga Memalukan

"Rumusnya, upah tahun sekarang dengan upah tahun depan, ditambah pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Upah sekarang, 4,99 persen, ditambah 3,72 persen maka menjadi 8,71 persen. Jadi angkanya UMK tahun 2017 sebesar Rp 2,3 juta ditambah 8,71 persen, maka hasilnya sekitar 2,5 juta lah," paparnya.

Seperti diketahui, UMK Pekanbaru tahun 2017 ini sebesar Rp 2,3 juta.

Dengan usulan UMK tahun 2018 nanti sebesar Rp 2,5 juta lebih, maka diharapkan semua pihak mematuhinya. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help