TribunPekanbaru/

Kampar

THL Jadi Operator, Begini Nasib Pegawai UPTD Dikpora Kampar Setelah Bubar Nanti

Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar sedang menyusun langkah setelah pembubaran UPTD kecamatan.

THL Jadi Operator, Begini Nasib Pegawai UPTD Dikpora Kampar Setelah Bubar Nanti
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nando

TRIBUNPEKANBARU.COM, BANGKINANG- Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar sedang menyusun langkah setelah pembubaran UPTD kecamatan.

Terutama soal nasib pegawai setelah tidak lagi di UPTD.

Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdikpora, Abu Nawas menyebutkan, terdapat 150 orang lebih pegawai UPTD. Termasuk Tenaga Harian Lepas (THL) yang dipekerjakan di tiap UPTD.

Sekretaris Disdikpora Kampar, Heri Susanto mengatakan, pihaknya sedang mengkaji langkah yang akan diambil setelah UPTD dibubarkan. Jumlah pegawai pun sedang didata. Ia baru dapat menyampaikan data rillnya Kamis (16/11) nanti.

Baca: Melaut Seorang Diri, Nelayan Alami Luka Bakar di Dada hingga Muka, Ternyata Ini yang Terjadi

Baca: Hantu Zaman Now, Minta Jemput di SMA 8, Driver Ojol Tak Sadar Penumpangnya Ternyata. . .

Kepala Disdikpora, M. Yasir memberi sinyal THL tetap dipekerjakan. Ia mengatakan, THL diplot menjadi operator Koordinator Pengawas. "Mereka nanti yang nanti operator komputer. Mereka jago komputer semua," ujarnya.

Koordinator Pengawas dirancang menjadi pengganti UPTD. Meski begitu, Yasir belum bisa memastikan apakah Korwas akan dibentuk. Hal ini tergantung hasil kajian Pemerintah ihwal kebutuhan Korwas di kecamatan.

Menurut Yasir, Korwas mengutamakan bekas Kepala UPTD. Namun perlu memenuhi beberapa syarat. Di antaranya, bekas Kepala UPTD yang ingin menjadi Korwas harus berusia di bawah 51 tahun dan memiliki sertifikat sebagai pengawas.

Baca: Lahir Prematur Penuh Perjuangan, Bayi ini Hanya Berukuran Sebesar Botol Minuman

Baca: Mau Hapus Pesan WhatsApp Tanpa Batas 7 Menit? Ternyata Ada Triknya Lho

"Tergantung mereka (Mantan Kepala UPTD) mau atau tidak (jadi Korwas). Kalau UPTD itu kan termasuk pejabat struktural. Beda Korwas," ujar Yasir. Bekas Kepala UPTD juga bisa dipindahtugaskan ke instansi yang membutuhkan.

Sedangkan pegawasi UPTD, kata Yasir, bisa saja ditugasi sebagai guru. Terutama yang latar belakang pegawai tersebut adalah guru sebelum di UPTD. Kemungkinan lain, ditugaskan ke instansi lain.

"Tergantung BKD (badan kepegawaian) lah nanti bagaimana penempatannya," kata Yasir. (*)

Penulis: johanes
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help