TribunPekanbaru/

UMK Pekanbaru 2018 Naik 8.74 Persen, Harus Tunggu Persetujuan Gubri

"Sekarang rekom dari kita dan Pak Wali sudah di pengupahan Provinsi, untuk diteruskan ke Gubernur," katanya.

UMK Pekanbaru 2018 Naik 8.74 Persen, Harus Tunggu Persetujuan Gubri
TribunPekanbaru/Syahrul Ramadhan
Kadisnaker Kota Pekanbaru Jhoni Sarikoen 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru tahun 2018 naik 8,74 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Setelah ketuk palu saat sidang dengan dewan pengupahan, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru mengusulkan besaran UMK Pekanbaru 2018 adalah sebesar Rp2.557.486.

Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johny Sarikun di Pekanbaru, Selasa (14/11/2017) menjelaskan angka UMK yang lebih tinggi dari upah minimum Provinsi Riau Rp2,46 juta tersebut saat ini telah diajukan ke dewan pengupahan Provinsi Riau.

Sejauh ini Walikota Pekanbaru Firdaus telah mengetahui besaran UMK yang diajukan terebut.

Baca: Sambil Peluk Kekasih Usai berhubungan Intim, Widya Tusuk Perut Eki dengan Pisau

Baca: Melaut Seorang Diri, Nelayan Alami Luka Bakar di Dada hingga Muka, Ternyata Ini yang Terjadi

Baca: Coba Lihat Jawaban Soal Matematika Anak SD Ini, Kira-kira yang Benar Jawaban Murid atau Guru?

Nantinya setelah dari dewan pengupahan akan diserahkan ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk disetujui.

"Sekarang rekom dari kita dan Pak Wali sudah di pengupahan Provinsi, untuk diteruskan ke Gubernur," katanya.

Pihaknya menargetkan pekan terakhir November ini sudah disetujui oleh Gubenur Riau.

Sehingga pihaknya bisa langsung mensosialisasikan UMK tersebut kepada seluruh perusahaan yang ada di Pekanbaru untuk dipatuhi.

"Mudah-mudahan sesuai ketentuan, 21 November bisa diputuskan gubernur," ujarnya.(*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help