Terkait Insiden di Cititel Hotel Dumai, Manajemen Akui Tidak Menutup Diri

Manajemen Cititel Hotel Dumai akhirnya buka suara terkait insiden, Rabu (15/11/2017) petang kemarin di hotel.

Terkait Insiden di Cititel Hotel Dumai, Manajemen Akui Tidak Menutup Diri
Tribun Pekanbaru/ Fernando Sikumbang
Jasad G Purba saat di ruang Pemulsaran Jenazah RSUD Dumai, Rabu (15/11/2017) malam. Awalnya jasad korban ditemukan di tempat penampungan air Cititel Hotel Dumai. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Fernando Sikumbang

TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Manajemen Cititel Hotel Dumai akhirnya buka suara terkait insiden, Rabu (15/11/2017) petang kemarin di hotel. Seorang pekerja hotel bernama Gomer Purba meninggal kala membersihkan Ground Water Tank. Ada dugaan ia meninggal setelah mengalami darah tinggi.

Perwakilan Manajemen Cititel Hotel, Tengku Dedi mengaku pihak tidak ada maksud menutup diri pasca kejadian. Ia mengaku manajemen fokus dulu pada pengurusan jenazah pria 34 tahun.

Hal ini menyebabkan pihaknya belum bisa memberi keterangan kepada media massa.

"Jadi kami tidak menutup diri. Kami manajemen Cititel membuka komunikasi dengan media massa," ujar Dedi kepada Tribun, Minggu (71/11/2017).

Menurutnya, pasca kejadian manajemen langsung membawa jasad korban ke RSUD Dumai. Sayangnya korban sudah tidak bernyawa lagi. Manajemen juga menghubungi keluarga korban di Kota Pekanbaru.

Mereka mengantarkan langsung jasad Purba ke tempat keluarganya. Manajemen juga membantu proses pemakaman korban. "Kami memang fokus dulu membantu pengurusan jenazah almarhum," terang Dedi.

Manajer Operasional Cititel Hotel Dumai, Uliana mengakui saat itu tidak bisa memberi keterangan. Ia sangat terpukul dengan insiden yang terjadi Kamis kemarin. Wanita disapa Uli meminta maaf atas sikap dirinya yang tidak bisa memberi keterangan pasca kejadian. (*)

Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help