TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Minim Traffic Light di Kotanya, Begini Tanggapan Warga Selatpanjang

Mukhtar mengungkapkan, persimpangan yang paling ramai dilewati pengendara adalah persimpangan Jalan Diponegoro dengan Jalan Rumbia.

Minim Traffic Light di Kotanya, Begini Tanggapan Warga Selatpanjang
tribunpekanbaru/guruhbudiwibowo
Persimpangan Jalan Diponegoro dengan Jalan Kartini di Selatpanjang tidak dilengkapi dengan traffic light. 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Warga Selatpanjang meminta Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti segera menambah traffic light di sejumlah persimpangan jalan perkotaan.

Menurut warga, tidak adanya traffic light di sejumlah persimpangan mengakibatkan semrawutnya lalu lintas.

"Sebab tidak ada yang mengalah, semua pengendara mau duluan. Kalau ada lampu merah (traffic light, red) kan jadi teratur," ujar warga Jalan Rumbia, Mukhtar, Minggu (26/11/2017).

Mukhtar mengungkapkan, persimpangan yang paling ramai dilewati pengendara adalah persimpangan Jalan Diponegoro dengan Jalan Rumbia.

Baca: Kisah Menyedihkan Gadis yang Dapat Kado Terakhir dari Ayahnya yang Meninggal 5 Tahun yang Lalu

Baca: Ngaku Kaya Raya dan Suka Kemewahan, Ternyata Begini Sosok Istri Pengacara Setya Novanto

"Sebab di Jalan Rumbia ada MTS, sebab itu kalau pagi selalu ramai. Memang ada polisi dan petugas Dishub yang mengatur lalu lintas, namun tidak maksimal karena terlalu ramai," ujar Mukhtar.

Tidak hanya Mukhtar, Sabar, warga Jalan Kartini juga meminta Dishub Kabupaten Kepulauan Meranti segera menambah traffic light di ruas Jalan Kartini.

Menurut Sabar, Dishub perlu mendirikan traffic light di persimpangan Jalan Kartini dengan Jalan Imam Bonjol.

Baca: Susah Bernafas 11 Minggu, Saat Diperiksa ke Dokter Wanita Ini Kaget, Ternyata Ada Ini di Dadanya

Baca: Warga Selatpanjang Minta Pemkab Segera Selesaikan Permasalahan Genangan Air

Selain ramai anak sekolah, di dekat persimpangan tersebut juga kata Sabar teedapat pasar pagi.

"Kalau pagi pasti macet, simpang itu dipenuhi oleh gerobak, becak dan sepeda motor. Mau lewat saja susah," ujar Sabar.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help