Cuaca Buruk di Meranti, Kapal Tujuan Malaysia Terpaksa Balik Kanan

Tinggi gelombang di perairan laut kata Usman, saat itu sekitar 0,25 m hingga 0,5 meter, namun kekuatan angin hampir 20 knot.

Cuaca Buruk di Meranti, Kapal Tujuan Malaysia Terpaksa Balik Kanan
TribunPekanbaru/Guruh BW
Sejumlah kapal ferry dan speedboat bersandar di ponton Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang untuk menaikan dan menurunkan penumpang. 

Laporan Reporter Tribunpekanbaru.com, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG-Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, Usman Ys mengungkapkan, akibat cuaca buruk yang terjadi pada Rabu (29/11/2017) lalu kapal ferry Elugco tujuan Batu Pahat, Malaysia terpaksa kembali ke Pelabuhan Tanjung Harapan.

"Saat kapal ferry itu masih di perairan Tanjung Kongkong gelombang cukup kuat. Memang tidak terlalu tinggi namun saat itu angin cukup kencang," ujar Usman Ys, Jumat (1/12/2017).

Akibat cuaca buruk tersebut, seratusan penumpang terpaksa berangkat pada keesokan harinya.

Tinggi gelombang di perairan laut kata Usman, saat itu sekitar 0,25 m hingga 0,5 meter, namun kekuatan angin hampir 20 knot.

"Hanya sebentar saja, kemudian kecepatan angin kembali normal," ujar Usman.

Sementara ini sambung Usman, kecepatan angin di perairan Meranti, tepatnya di sekitar Selat Malaka mencapai 6 sampai 10 knot.

"Sedangkan ketinggian gelombang sekitar 0,5 sampai 1 meter," ujarnya.

Kendati tidak terlalu berbahaya bagi kapal ferry, namun kondisi cuaca seperti itu kata Usman berbahaya bagi kapal kecil.

"Apalagi nakhoda speedboatnya belum berpengalaman memainkan gelombang," ujar Usman.

Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut, Usman mengaku telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh agen transportasi laut dan nakhoda agar waspada.

Terlebih cuaca yang tidak menentu tersebut kata Usman akan terjadi hingga 3 Desember mendatang.

"Ini sesuai atensi Dirjen Perhubungan Laut terhadap cuaca buruk yang hampir melanda perairan di bagian Selatan Indonesia. Lengkapi peralatan keselamatan dan tunda berlayar jika cuaca buruk," ujarnya.

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help