TribunPekanbaru/

Kepulauan Meranti

Hindari Sawah Terendam Akibat Intensitas Hujan, Petani Meranti Diminta Percepat Musim Tanam

Selain terhindar dari genangan air hujan, para petani juga akan terhindar dengan ancaman air asin yang datang setiap bulan Desember hingga Februari.

Hindari Sawah Terendam Akibat Intensitas Hujan, Petani Meranti Diminta Percepat Musim Tanam
KOMPAS
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Pekanbaru, Guruh BW

TRIBUNPEKANBARU.COM, SELATPANJANG- Dinas Tanaman Pangan Ketahanan Pangan dan Peternakan (DTPKPP) Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau petani agar mempercepat waktu tanam pada musim tanam yang akan datang.

Hal itu untuk menghindari terulangnya kembali terendamnya sawah akibat intensitas hujan.

"Biasanya petani di Meranti kan memulai menanam pada bulan Agustus sampai November, jika bisa bulan Juni mereka sudah siap tanam agar terhindar dari rendaman air hujan," ujar Syafril, Minggu (3/12/2017).

Selain terhindar dari genangan air hujan, para petani juga akan terhindar dengan ancaman air asin yang datang setiap bulan Desember hingga Februari.

"Sebab pada bulan-bulan itu, air laut akan mengalami pasang tertingginya," ujar Syafril.

Baca: Ribuan Hektar Sawah di Meranti Terendam, Ketinggian Air Capai Setengah Meter

Baca: Terkurung Bersama 32 Pria, Tidak Disangka Wanita ini Alami Kejadian Pahit, Saling Rebutan Pistol

Terkait terendamnya ribuan hektare sawah di Meranti, Syafril mengatakan akan mempengaruhi produksi padi di Meranti.

Sebab, dari target tanam seluas 3.850 hektare, 2 ribu hektare lainnnya terendam.

"Otomatis memperngaruhi produksi padi kita, padahal pada 2018 mendatang kita menargetkan 11 ribu ton lebih," ujar Syafril.(*)

Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help