TribunPekanbaru/

Besok Musorkotlub, Cabor Ini Duga Carataker KONI Pekanbaru Bermain

Musorkotlub ini digelar untuk mencari ketua baru, sesuai amar putusan BAORI beberapa waktu lalu.

Besok Musorkotlub, Cabor Ini Duga Carataker KONI Pekanbaru Bermain
TRIBUNPEKANBARU.COM/SYAFRUDDIN MIROHI
Jhon Romi Sinaga 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.com-PEKANBARU- KONI Pekanbaru sudah dipastikan menggelar musyawarah olahraga kota luar biasa (Musorkotlub), Rabu (6/12/2017) besok di aula Paskhas. Musorkotlub ini digelar untuk mencari ketua baru, sesuai amar putusan BAORI beberapa waktu lalu.

Hanya saja, beberapa cabor mengeluhkan kesiapan panitia Musorkotlub, yang dipimpin langsung Carataker KONI Pekanbaru yang juga menjabat selaku Kabid Binpres KONI Riau, H Sudarman Umar. Seperti yang diutarakan Ketua Cabor Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) Pekanbaru Jhon Romi Sinaga SE.

Disebutkan, pihaknya belum menerima undangan Musorkotlub tersebut hingga Selasa malam (5/12/2017) . Bahkan pihaknya hanya dapat informasi dari  cabor laib. "Ini kok bisa mendadak. Dari awal kita tidak tahu kapan Musorkotlub digelar, tiba-tiba datang undangan besok dihelat. Padahal undangan dibuat tanggal 2 Desember kemarin. Makanya, kita menduga ada permainan di sini," kata Jhon Romi .

Jhon Romi yang juga pimpinan DPRD Pekanbaru ini menyebutkan, permainan yang dimaksudkannya, bahwa panitia sengaja melakukan ini, sehingga beberapa ketua cabor yang tidak berada di tempat, dipastikan tidak bisa hadir. Dengan demikian, jika diwakilkan, panpel bisa mengarahkan suara cabor tersebut kepada seorang calon.

"Ini permainan lama, makanya dari awal kita menduga carataker KONI Pekanbaru ini tidak bisa fair. Apalagi, kabarnya sang carataker mendukung salah satu calon. Kabar ini sudah merebak di kalangan pengurus cabor," tegasnya. 

Karena kondisi ini, Ikasi mengharapkan, agar dalam pelaksanaan Musorkotlub, harus transparan dan mengikuti AD/ART. Para pengurus cabor jangan mau dininabobokan, dengan janji-janji yang tidak pasti. Sehingga olahraga Kota Pekanbaru ke depan, semakin baik dari sebelumnya.
"Jangan mau korban kan kepentingan sesaat. Prestasi dan masa depan atlet dan pelatih lebih penting. Saya mengajak kawan-kawan cabor komit memajukan olahraga di Kota Bertuah ini. Karena tahu selama ini Kota Pekanbaru merupakan gudang atlet. Jangan sampai prestasi melorot seperti di Porprov Kampar kemarin," tegasnya.

Terpisah, Carataker KONI Pekanbaru Sudarman Umar yang dihubungi Tribunpekanbaru.com, tidak berhasil. Ponselnya tidak kunjung aktif, meski dihubungi berkali-kali hingga berita ini dirilis. (Saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Teddy Yohannes Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help